Rakhen Wijaya (33th) katanya sempurna. Kaya raya, pintar berbisnis, parasnya pun menawan. Jadi, Araya Sentosa (25th) pikir jika ia akan bahagia menikah dengan pria itu.
Sialnya, Rakhen bersikap dingin. Tak punya perasaan apa pun padanya. Sebatas mengikat janji suci untuk menyukseskan perjodohan dua keluarga konglomerat.
Araya pantang menyerah. Ia ingin melihat pria matang itu bertekuk lutut padanya. Mencintainya dengan ugal-ugalan.
Bisa? Tentu saja!
Saya baru saja memublikasikan " Suami-Istri (21+) " cerita saya" BOSS I ". https://www.wattpad.com/1570540665?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Here_Didi
Rakhen Wijaya (33th) katanya sempurna. Kaya raya, pintar berbisnis, parasnya pun menawan. Jadi, Araya Sentosa (25th) pikir jika ia akan bahagia menikah dengan pria itu.
Sialnya, Rakhen bersikap dingin. Tak punya perasaan apa pun padanya. Sebatas mengikat janji suci untuk menyukseskan perjodohan dua keluarga konglomerat.
Araya pantang menyerah. Ia ingin melihat pria matang itu bertekuk lutut padanya. Mencintainya dengan ugal-ugalan.
Bisa? Tentu saja!
Saya baru saja memublikasikan " Suami-Istri (21+) " cerita saya" BOSS I ". https://www.wattpad.com/1570540665?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Here_Didi
Shillia Anisya harus menerima takdir menikah dengan pria yang pernah menjadi calon ayah tirinya. Terpaut usia lima belas tahun lebih tua darinya.
Saddac Dwireka namanya. Berumur 39 tahun. Seorang pengusaha kaya raya.
Sang ibu angkat menjualnya. Dan ia tak ada pilihan selain mengikuti semua agenda.
Shillia menikah bukan karena dicintai, tapi karena ia harus melahirkan keturunan pertama dari Saddac Dwireka.
Akankah bisa dituntaskan tugas berat ini?
Saya baru saja menerbitkan " Menikahi Calon Ayah Tiri " cerita saya" Menikahi Calon Ayah Tiri [21+] ". https://www.wattpad.com/1547740791?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Here_Didi