setelah kisah cinta panjangku dengan seseorang (lebih tepatnya teman SMP), called R. R ini dia orangnya bisa dibilang brengsek ya selama aku kenal dengan berbagai cowo. dia bisa banget yang tiba-tiba datang tiba-tiba pergi. tapi disisi lain, waktu aku kelas 11 disaat aku pusing laporan PKL, dia datang lagi dengan alasan yang sebenarnya klasik. aku posisi lagi butuh sosok cowo (agak gila kalau dipikir), dan aku memutuskan buat ajak dia HTSAN. hanya dalam kurun waktu 2 bulan, selesai permainan itu, dengan masalah yang kupikir sepele, tapi bikin ego dia tergores.
2024, pertengahan akhir, memasuki fase maba. aku sempat kagum ke seseorang, called A. tapi aku di semester 1 belum ada kesempatan buat setidaknya berkenalan.
semester 2, dia menjadi PJ matkul, aku mulai mendekat dengan bertanya tugas (sangat klasik kan). tapi, mungkin ini yang bikin kita berdua bondingnya lumayan cepat ya. ada di mana aku dengan kelompokku presentasi dan A menanyakan sebuah soal, setelah dijawab oleh temanku, dia sempat menyanggah tapi ada orang lain ikutan menambahkan tapi diluar konteks, dan kelas sempat dingin karena itu.
malamnya aku coba menanyakan kembali, kaya pertanyaan dia tuh arahnya seperti apa? mau dijawab bagaimana? dari situ kita mulai dekat karena banyak hal yang kita diskusikan. fyi, aku di kelas bukan tipe orang yang aktif ya. banyak sekali hal yang kita lalui sampai semester 3 ini. 2025 terasa hidup dengan adanya interaksi dengan A ini.
thanks, A. aku cuma bisa berharap, jika memang kita bakal ditakdirkan bersama, semoga diberi jalan oleh Tuhan. aku sekarang menikmati saja bagaimana interaksi kita, meskipun terkesan seperti teman tapi saling mengerti ini (ya meskipun bikin bingung yaa, kadang).