HyenaArmy

"Mengapa kau memilihku? Jujur saja, untuk bertemu denganmu yang ada di pihak netral itu sangat sulit. Jaehwan tidak akan semudah ini, untuk meyakinkanmu bertemu denganku. Apa yang kau inginkan, sebenarnya?"
          	
          	Menteri Seo mengalihkan pandangannya ke arah lain, raut wajahnya terlihat puas. Saat Bangwon menanyakan apa yang dia inginkan. 
          	
          	"Maafkan atas kelancangan laki-laki tua ini. Yang Mulia, aku hanya ingin istana menjadi lebih baik. Dan aku tidak menginginkan apapun, hanya saja Jeonha (Raja) terlalu baik untuk memerintah. Dan banyak orang yang terlalu ikut campur, dalam pemerintahan."
          	
          	Bangwon menatap tajam menteri Seo, namun tak bisa memungkiri bahwa apa yang dikatakan oleh paruh baya itu ada benarnya. 
          	
          	─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          	
          	https://www.wattpad.com/1605041040?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

"Mengapa kau memilihku? Jujur saja, untuk bertemu denganmu yang ada di pihak netral itu sangat sulit. Jaehwan tidak akan semudah ini, untuk meyakinkanmu bertemu denganku. Apa yang kau inginkan, sebenarnya?"
          
          Menteri Seo mengalihkan pandangannya ke arah lain, raut wajahnya terlihat puas. Saat Bangwon menanyakan apa yang dia inginkan. 
          
          "Maafkan atas kelancangan laki-laki tua ini. Yang Mulia, aku hanya ingin istana menjadi lebih baik. Dan aku tidak menginginkan apapun, hanya saja Jeonha (Raja) terlalu baik untuk memerintah. Dan banyak orang yang terlalu ikut campur, dalam pemerintahan."
          
          Bangwon menatap tajam menteri Seo, namun tak bisa memungkiri bahwa apa yang dikatakan oleh paruh baya itu ada benarnya. 
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          https://www.wattpad.com/1605041040?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Di seberang sana, Arm terlihat diam. Tak ada suara untuk beberapa saat. 
          
          "Apakah kau bertemu dengan adikku?"
          
          "Memangnya adikmu di mana?"
          
          "Dia juga berlibur ke Chiang Mai, aku belum sempat untuk bercerita. Tapi kurasa tidak mungkin, Chiang Mai sangat luas bukan.... "
          
          Chara semakin merasa yakin, dengan apa yang dia pikirkan selama ini. 
          
          "Bisa kau kirim fotonya? 
          
          "Baiklah, tunggu sebentar."
          
          Panggilan masih tersambung, Arm mengirim foto Rin dan Chara terdiam di tempatnya. 
          
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          
          https://www.wattpad.com/1621047859?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Rin bukan Kati, yang masih kecil dan mencoba untuk mencari kebahagiaan lagi. Rin tak bisa, untuk sekedar mencari kebahagiaan. Perempuan itu, tak bisa lagi merasakan kecewa dalam hidupnya. 
          
          Netranya menatap kosong ke depan, telinganya tiba-tiba berdengung. Novel di tangannya, dia tutup dengan kasar---dadanya sesak. Bayang-bayang ingatan masalalu hadir, sesuatu yang sampai sekarang masih belum bisa Rin lupakan. 
          
          "Pho (ayah), aku tidak gila! Bagaimana bisa, kau memasukkanku ke mari! AKU TIDAK GILA!"
          
          "Rin, ini untuk kebaikanmu. Pho (ayah), menyanyangimu tapi dengan sikapmu yang membahayakan semua orang dan dirimu sendiri. Pho (ayah), tidak bisa menerimanya. Di sini kau akan baik-baik saja.
          
          
          ≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫
          
          
          "https://www.wattpad.com/1620812322?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Sikap Wangja Gye terhadap Ja Young semakin menjadi. Pangeran pertama Joseon itu, dengan tak tahu malu malah membuat rumor tak menyenangkan. 
          
          Sementara itu, Bang-won mulai menyusun rencana untuk mempertahankan posisinya sebagai calon Wangseja. Untuk itu, Bang-won memerintah Jaehwan agar mencari informasi mengenai salah satu menteri istana. 
          
          Di lain sisi, Wangja Hyeonjong yang tengah berada di tahanan. Mendapatkan sebuah surat dari Bang-won, yang mengatakan untuk menunggu dan bertahan. Bang-won bahkan berjanji, untuk membebaskan Hyeonjong dari tuduhan. 
          
          Namun, apakah semua itu akan berjalan dengan baik seperti yang diharapkan oleh Bang-won? 
          
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          https://www.wattpad.com/1603622322?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Nampak sosok perempuan itu kesakitan. Tubuhnya berlumuran darah, dari bawah rok yang perempuan itu kenakan. Terlihat darah, mengalir dari sana. Ethan terpaku, pada sosok laki-laki yang mengangkat sebilah pisau dari saku jubahnya. Dan seketika, menancapkan pisau itu ke perut perempuan yang tengah berbaring di sana. 
          
          Spontan Ethan berteriak, mencoba untuk menghentikannya. Akan tetapi, tiba-tiba Ethan merasa si tarik dengan cepat ke belakang. Hingga gelap, Ethan tak bisa melihat apapun. Namun, suara samar masih mampu dia dengar. 
          
          "Apapun yang terjadi, jangan percaya siapapun. Hentikan dia, sebelum semuanya terlambat Ethan."
          
          Suara siapa kira-kira yang sedang memperingati Ethan? 
          
          •:•.•:•.•:•:•:•:•:•:•:•☾☼☽•:•.•:•.•:•:•:•:•:•:•:•
          
          https://www.wattpad.com/1603442164?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Setelah insiden menangis itu, Rin duduk diam termenung seraya memikirkan banyak hal. Sementara itu, Watchara merasa tak enak. Kendati Rin telah mengatakan, bukan salahnya. Namun, Watchara merasa ini ada sangkut pautnya dengan jawaban yang dia lontarkan sebelumnya. 
          
          Bahagia itu apa? 
          
          Pertanyaan itu masih menggantung, dengan jawaban yang terasa begitu terdengar mudah. 
          
          Karena merasa bersalah, Watchara mengajak Rin untuk pergi ke pasar malam. 
          
          Kira-kira apa, yang mereka lakukan disana ya? 
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          https://www.wattpad.com/1619966549?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Selir Choe Suk Bin terdesak, tuduhan yang dilayangkan oleh Sun Sin pada kakaknya. Menjadi sesuatu yang tak wanita itu sangka. Ingin hati, meminta keadilan pada Daebimama. Bukan dukungan, malah sebuah penghianatan yang dia dapat. 
          
          Di sisi lain, Daebimama tak punya pilihan selain memutuskan sesuatu di hari ujian Pemilihan. 
          
          "Karena bukti sudah ada, pelaku Choe Ji-woo akan dikenai hukuman yang sesuai dengan kejahatannya. Lalu, maafkan aku Wangja Yeong (Pangeran Yeong) kau harus berhenti dari pemilihan ujian putra mahkota."
          
          Sementara itu, Ja Young yang telah mendapatkan beberapa ingatan mengenai masa lalu. Merasa curiga dengan seseorang, Tabib Nan? 
          
          Siapa sebenarnya Tabib itu?
          
          ══✿══╡°˖✧✿✧˖°╞══✿══
          
          https://www.wattpad.com/1599330334?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Pertengkaran Tim berlanjut, dengan berdebatan antara Christopher dan Adrien mengenai pencarian Bunga yang di tunjuk oleh Laila (Hibrida). 
          
          Di tengah berdebatan itu, Ethan mendengar sesuatu dari slaah satu bunga yang ada di ladang. Walau ragu, Ethan membujuk teman-temannya untuk percaya pada dirinya. 
          
          Saat berhasil mencabut salah satu bunga, yang menurutnya benar. Ethan malah tak sadarkan diri, meninggalkan kepanikan dalam timnya. 
          
          Apa yang terjadi pada Ethan? 
          
          
          ˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚˙༓࿇༓˙˚
          
          
          https://www.wattpad.com/1602021291?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy

HyenaArmy

Saat Chara bertanya mengenai bahagia pada Rin, perempuan itu malah balik tanya. Hingga, saat mendengar jawaban dari Chara, sesuatu mengganggunya. Kata Chara, bahagia itu sederhana. Yang membuatnya sulit tercapai, adalah karena manusia terlalu berharap tinggi dengan kata bahagia. 
          
          Apakah benar begitu? 
          
          Di sisi lain, percakapan Aran dan Arm menimbulkan tanda tanya, mengenai masa lalu. Apa yang dilakukan oleh Arm, sampai membuat Aran tak bisa memaafkan dirinya dan Arm? 
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          https://www.wattpad.com/1619490132?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy
          

HyenaArmy

Bang-won mulai menyusun rencana, setelah apa yang terjadi pada Wangja Hyeong. Bang-won mulai lebih waspada lagi. Puh mulai mencari cara, agar dirinya bisa lulus dalam pemilihan putra mahkota. 
          
          Di lain sisi, ujian mulai dilaksanakan sesuai perintah resmi dari Daebimama sebagai wakil resmi dari Raja Yi Sunjong yang tengah sakit keras. Ujian berjalan lancar, pun kegagalan yang akan dialami oleh Bang-won tidak terjadi. 
          
          Hingga sebuah kejadian tak terduga muncul, dari Selir Choe Suk Bin. 
          
          "Aku meminta keadilan Daebimama!"
          
          
          ─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
          
          
          https://www.wattpad.com/1598905331?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy