Rin bukan Kati, yang masih kecil dan mencoba untuk mencari kebahagiaan lagi. Rin tak bisa, untuk sekedar mencari kebahagiaan. Perempuan itu, tak bisa lagi merasakan kecewa dalam hidupnya.
Netranya menatap kosong ke depan, telinganya tiba-tiba berdengung. Novel di tangannya, dia tutup dengan kasar---dadanya sesak. Bayang-bayang ingatan masalalu hadir, sesuatu yang sampai sekarang masih belum bisa Rin lupakan.
"Pho (ayah), aku tidak gila! Bagaimana bisa, kau memasukkanku ke mari! AKU TIDAK GILA!"
"Rin, ini untuk kebaikanmu. Pho (ayah), menyanyangimu tapi dengan sikapmu yang membahayakan semua orang dan dirimu sendiri. Pho (ayah), tidak bisa menerimanya. Di sini kau akan baik-baik saja.
≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫≪ °❈° ≫
"https://www.wattpad.com/1620812322?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy