"Wat, semua orang punya lukanya masing-masing. Pun, cara mereka mengatasinya juga berbeda. Kau mampu, tapi belum tentu orang lain juga mampu. Terlihat sepele, namun dari hal itu kita bisa belajar. Bahwa luka batin itu, tidak sesederhana keliatannya."
Chara hanya terdiam, kala Bibi Nam mengatakan itu padanya.
"Luka batin itu lebih rumit Wat, kau tak tahu dimana letak lukanya. Seberapa besar lukanya, hingga tak tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengobatinya. Jika dibandingkan dengan luka fisik, yang kita tahu dimana letak dan seberapa besar lukanya. Bahkan lebih bisa cepat sembuh dengan berobat di tangan yang tepat."
Chara termenung, laki-laki itu menuntun Bibi Nam untuk duduk di taman rumah sakit. Seraya memandang, beberapa pasien yang tengah melakukan berbagai hal di sana.
─── ・ 。゚☆: *.☽ .* :☆゚. ───
https://www.wattpad.com/1621228990?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=HyenaArmy