ANONAnonym
Link to CommentCode of ConductWattpad Safety Portal
Hai, izin promosi ya...
Terimakasih.🍂💐
"Kamu tau? Aku butuh waktu lama untuk bisa percaya kalau kamu itu nyata, bahkan sampai detik ini."
"Kenapa? Kok bisa?"
"Karena aku kira, di dunia ini tidak akan pernah ada gadis yang bisa membuat ku jatuh cinta. Sejatuh-jatuhnya."
"Tapi, nyatanya ada kan?" Ucap Michelle dengan wajah tengilnya.
Marcell hanya tersenyum manis. Tangannya terangkat untuk mengepang rambut gadis yang telah mengambil separuh dari jiwa dan raganya. "Iya, karena itulah. Sampai saat ini aku masih tidak percaya kalau kamu itu nyata...
"Jadi maksudnya, aku itu hantu?" Potong Michelle.
"Aku belum selesai berbicara, Michi."
"Ya, ya, ya, lanjutkan."
Marcell tetap tersenyum, ia hanya mengikat rambut yang sudah ia kepang dengan rapi. "Dan mungkin karena itulah Tuhan membantahnya, dengan membuat kamu yang selalu hadir di hidupku. Seakan di setiap detik dan menitnya menjadi pengingat kalau aku salah."
Michelle terdiam.
"Kalau begitu, aku akan pergi agar kamu tidak selalu salah." Ucap Michelle sambil bertatapan dengan Marcell.
Kali ini Marcell yang terdiam. Melihat keseriusan di wajah Michelle, perlahan rasa takut mulai merayap di seluruh tubuhnya. Marcell mulai memeluk Michelle erat. "Kalau kamu pergi, bukan hanya rasa salah yang ku dapat, tapi aku juga akan hancur----"
https://www.wattpad.com/story/415511605?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=ANONAnonym