Jennethcaelemepi

PENGUMUMAN!!! WAJIB BACA BAGI PENIKMAT CERITA DARI AUTHOR JENNETHANGEL ✨
          	
          	Aku ingin sampaikan... Karena TDOL (Two Dimensions One Love)lagi mode revisi... Jadi tak ada Up chapter baru dahulu yah... Sebagai gantinya... Aku up puisi dulu, kalian juga bisa mampir ke cerpenku yang berisikan mimpi juga...(⁠^⁠~⁠^⁠;⁠)⁠ゞ
          	
          	Oh yah, aku mau nanya nih bagi yang pecinta K.L.I.S (Keep Love In Silence) dan T.O (Typical Obsession) tak apakan? Jika aku Unpublish / menghilangkan dia dahulu dari peradaban kolom cerita unggahanku?༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ Untuk merevisinya jika TDOL sudah selesai... 
          	
          	Jadi aku mau buat sistem sekali jalan mulai sekarang... Tapi, jika kalian keberatan dengan keputusanku... Boleh kita bicarakan di kolom komen yah... Takutnya pada ngamok(⁠⊃⁠。⁠•́⁠‿⁠•̀⁠。⁠)⁠⊃

Jennethcaelemepi

PENGUMUMAN!!! WAJIB BACA BAGI PENIKMAT CERITA DARI AUTHOR JENNETHANGEL ✨
          
          Aku ingin sampaikan... Karena TDOL (Two Dimensions One Love)lagi mode revisi... Jadi tak ada Up chapter baru dahulu yah... Sebagai gantinya... Aku up puisi dulu, kalian juga bisa mampir ke cerpenku yang berisikan mimpi juga...(⁠^⁠~⁠^⁠;⁠)⁠ゞ
          
          Oh yah, aku mau nanya nih bagi yang pecinta K.L.I.S (Keep Love In Silence) dan T.O (Typical Obsession) tak apakan? Jika aku Unpublish / menghilangkan dia dahulu dari peradaban kolom cerita unggahanku?༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ Untuk merevisinya jika TDOL sudah selesai... 
          
          Jadi aku mau buat sistem sekali jalan mulai sekarang... Tapi, jika kalian keberatan dengan keputusanku... Boleh kita bicarakan di kolom komen yah... Takutnya pada ngamok(⁠⊃⁠。⁠•́⁠‿⁠•̀⁠。⁠)⁠⊃

Jennethcaelemepi

​ Dua chapter terbaru up! Up! 
          ​Puisi kali ini mengalungkan sebuah komunikasi.
          
          ​ Two new chapters are up! Up! 
          ​This poem highlights a sense of communication.
          
          ​Sebuah komunikasi antar dua sosok yang sangat disayang, dengan sesosok yang selalu mengharapkan dunia dipenuhi kedua hal itu.
          
          ​A conversation between two deeply cherished figures, and someone who constantly longs for the world to be filled with both.
          
          ​(⁠。⁠・⁠ω⁠・⁠。⁠)⁠ノ⁠♡ Komunikasi antara Aku, Pelukan, dan Kasih.
          
          ​(⁠。⁠・⁠ω⁠・⁠。⁠)⁠ノ⁠♡ A dialogue between Me, the Embrace, and Love.
          https://www.wattpad.com/story/409740670

Jennethcaelemepi

PENGUMUMAN BARU.... 
          
          TDOL SEDANG MODE REVISI... 
          
          Hanya penambahan sedikit saja adegan dan perbarui segala lainnya... Namun adegan tak jauh berbeda...
          
          Jadi jika ada tanda ✓ > berarti itu adalah Chapter yang sudah di perbaiki agar lebih ringan... 
          
          Terimakasih✨

Jennethcaelemepi

Chap baru hadir...
          Ia memberikan makna yang berbeda...
          
          ​A new chapter arrives...
          It offers a different meaning...
          
          ​Isi yang menafsirkan diam dalam kebijakan...
          ​Content that interprets silence within wisdom...
          
          ​Isi Chapter :(⁠人⁠⁠´⁠∀⁠`⁠)⁠。⁠゚⁠+ Aku dan POV ketulusan
          
          ​Chapter Content :(⁠人⁠⁠´⁠∀⁠`⁠)⁠。⁠゚⁠+ Me and the POV of sincerity
          
          (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠✧⁠*⁠。
          https://www.wattpad.com/story/409740670

Jennethcaelemepi

Hai semua... (⁠ʃ⁠ƪ⁠^⁠3⁠^⁠)
          Hey everyone... (⁠ʃ⁠ƪ⁠^⁠3⁠^⁠)
          
          ​Aku membawa sebuah refleksi puisi kali ini...
          I’m bringing a poetic reflection this time...
          ​
          Isinya menceritakan sebuah kisah, mode refleksi puisi... ╰⁠(⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠´⁠꒳⁠⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠)⁠╯
          
          It tells a story, in the form of a poetic reflection... ╰⁠(⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠´⁠꒳⁠⁠⸝⁠⸝⁠⸝⁠)⁠╯
          
          ​Dan tentu ini akan menjadi obat untuk kalian. Atau mungkin menjadi rumah untuk kalian...
          
          And surely, this will be a remedy for you. Or perhaps, a home for you...
          
          ​Kenapa begitu?
          Why is that?
          
          ​Karena aku membuka kesempatan di setiap akhir chapter ceritanya...
          
          Because I’m opening up an opportunity at the end of every chapter...
          
          ​Aku memberikan kesempatan untuk kalian membagikan sesuatu... (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)
          
          I’m giving you a chance to share something... (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)
          
          ​Mungkin sebuah cerita... Yang berisikan pengalaman? Seperti bahagia? Harapan? Kesedihan? Bebas... ♡⁠˖⁠꒰⁠ᵕ⁠༚⁠ᵕ⁠⑅⁠꒱
          
          Maybe a story... filled with experiences? Like joy? Hope? Sadness? Anything goes... ♡⁠˖⁠꒰⁠ᵕ⁠༚⁠ᵕ⁠⑅⁠꒱
          ​
          Apapun yang kalian cerita di sana... Aku akan membuatnya menjadi sebuah alur puisi...(⁠/⁠^⁠-⁠^⁠(⁠^⁠ ⁠^⁠*⁠)⁠/
          
          Whatever you share there... I will weave it into a poetic flow... (⁠/⁠^⁠-⁠^⁠(⁠^⁠ ⁠^⁠⁠)⁠/ 
          
          ​Ayo konsumsi obat refleksi ini, dan bagikan keluhanmu... Agar ini bisa menjadi obat penenang juga untukmu dan untuk kita semua... (⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
          
          Come, take in this reflection remedy, and share your burdens... so it can be a soothing balm for you and for all of us... (⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
          
          ​ෆ⁠╹⁠ .̮ ╹⁠ෆ
          
          ​(⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ.⁠✧ Cerita pertama : Sebuah kisah pengorbanan...
          
          (⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ⁠⁠.⁠✧ The first story: A tale of sacrifice...
          https://www.wattpad.com/story/409740670

Jennethcaelemepi

⚠️⚠️(๑•̀ㅂ•́)و✧ WIIIUUU WIUUUUUUU GAWAT²  ADA PENGUMUMAN  BARUUUUUUUU✭
          
          APA TUHᰔᩚ ( ᜊ°-° )ᜊ  .ᐟ .ᐟ
          
          T.D.O.L [ Two Dimensions One Love ]
          AKHIRNYA UP LAGI NIHHHH ☙ 
          Ayo bagi yang nungguin T.D.O.L  bisa langsung cusss yah დ
          
          \(@ ̄∇ ̄@)/
          ➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳➳
          
          2.3 [ ᴀᴡᴀʟ ᴘᴇʀᴛᴀʀᴜɴɢᴀɴ ]
          
          ❧❧❧❧
          
          
          “Gila! Jika terus begini, kita juga akan kehabisan tenaga!” pekik salah satu dari mereka dengan suara parau. 
          
          Darah segar mulai merembes dari pelipisnya, menetes lambat mengikuti keringat yang membanjiri wajahnya karena ia terus memaksakan diri menyalurkan sihir pengobatan kepada korban-korban yang terluka di ruangan itu.
          
          “Sial… aku mulai tak bisa melihat… semuanya gelap!” pekik yang lain, suaranya melemah saat kesadarannya mulai meredup di ambang pingsan. Namun, meski pandangannya mengabur, jemarinya yang gemetar tetap bersikeras memancarkan sisa-sisa energi pengobatan dari dalam dirinya.
          
          “Kalian, beristirahatlah! Jangan biarkan diri kalian melampaui batas sampai titik inti kalian lenyap!” seru salah satu sosok - di antara para tetua pengobatan dari arah belakang. 
          
          ____________
          
          
           ಢ‸ಢ  ๐·°(৹˃̵﹏˂̵৹)°·๐✨
          
          
          ➳➳➳➳➳➳➳
          ʙᴀᴄᴋsᴏᴜɴᴅ : sᴇᴀ [ ʙᴛs ]
          https://www.wattpad.com/story/407200172