LastMoonpiece

Dear **Readers** kesayanganku,
          	
          	Menyelesaikan Retakan Sempurna rasanya seperti terbangun dari sebuah mimpi panjang yang menguras air mata, namun berakhir dengan senyuman yang tidak mau lepas dari bibir.
          	
          	Perjalanan mengawal Nara dan Lisa bukanlah perjalanan yang mudah. Kita memulai kisah ini dari titik terendah: di tengah guyuran hujan, di emperan toko yang dingin, dengan perut lapar dan harga diri yang hancur. Kita ikut merasakan perihnya luka fisik Lisa, sesaknya dada Nara saat dihakimi keluarganya, dan kerasnya membangun bisnis KALLOS NASA dari tumpukan jerigen minyak jelantah hingga menjadi perusahaan miliaran.
          	
          	Buku ini lahir dari sebuah pemikiran sederhana: Apakah cinta dan loyalitas sejati masih ada ketika dunia mencabut semua kemewahan dan privilese yang kita miliki?
          	
          	Melalui Nara dan Lisa, jawabannya adalah ada.
          	
          	
          	Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kalian, para pembaca.  Terima kasih sudah ikut menangis menahan napas di lorong IGD rumah sakit. Dan yang terpenting, terima kasih sudah bertahan merayakan setiap kemenangan kecil mereka, hingga akhirnya kita bisa tersenyum lega melihat mereka berdiri di bawah langit lampion Chiang Mai, membuka pintu kulkas raksasa impian mereka.
          	
          	Retakan Sempurna meminjam filosofi Kintsugi—seni memperbaiki keramik yang pecah dengan emas. Kisah ini adalah pengingat untuk kita semua. Trauma, masa lalu yang kelam, kemiskinan, atau penolakan dari orang-orang terdekat tidak lantas membuat nilai kita sebagai manusia hancur.
          	
          	Semoga kisah Nara dan Lisa bisa memberikan keberanian bagi kalian yang sedang berjuang melawan kerasnya dunia. Semoga kalian tidak pernah menyerah untuk mencari "Rumah Abu-Abu" Anda sendiri. Tempat di mana Anda bisa pulang, merasa kenyang, merasa aman, dan dicintai seutuhnya.
          	
          	Sampai jumpa di kisah-kisah selanjutnya.
          	
          	Salam hangat dan peluk erat,
          	LastMoonpiece

LastMoonpiece

Dear **Readers** kesayanganku,
          
          Menyelesaikan Retakan Sempurna rasanya seperti terbangun dari sebuah mimpi panjang yang menguras air mata, namun berakhir dengan senyuman yang tidak mau lepas dari bibir.
          
          Perjalanan mengawal Nara dan Lisa bukanlah perjalanan yang mudah. Kita memulai kisah ini dari titik terendah: di tengah guyuran hujan, di emperan toko yang dingin, dengan perut lapar dan harga diri yang hancur. Kita ikut merasakan perihnya luka fisik Lisa, sesaknya dada Nara saat dihakimi keluarganya, dan kerasnya membangun bisnis KALLOS NASA dari tumpukan jerigen minyak jelantah hingga menjadi perusahaan miliaran.
          
          Buku ini lahir dari sebuah pemikiran sederhana: Apakah cinta dan loyalitas sejati masih ada ketika dunia mencabut semua kemewahan dan privilese yang kita miliki?
          
          Melalui Nara dan Lisa, jawabannya adalah ada.
          
          
          Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kalian, para pembaca.  Terima kasih sudah ikut menangis menahan napas di lorong IGD rumah sakit. Dan yang terpenting, terima kasih sudah bertahan merayakan setiap kemenangan kecil mereka, hingga akhirnya kita bisa tersenyum lega melihat mereka berdiri di bawah langit lampion Chiang Mai, membuka pintu kulkas raksasa impian mereka.
          
          Retakan Sempurna meminjam filosofi Kintsugi—seni memperbaiki keramik yang pecah dengan emas. Kisah ini adalah pengingat untuk kita semua. Trauma, masa lalu yang kelam, kemiskinan, atau penolakan dari orang-orang terdekat tidak lantas membuat nilai kita sebagai manusia hancur.
          
          Semoga kisah Nara dan Lisa bisa memberikan keberanian bagi kalian yang sedang berjuang melawan kerasnya dunia. Semoga kalian tidak pernah menyerah untuk mencari "Rumah Abu-Abu" Anda sendiri. Tempat di mana Anda bisa pulang, merasa kenyang, merasa aman, dan dicintai seutuhnya.
          
          Sampai jumpa di kisah-kisah selanjutnya.
          
          Salam hangat dan peluk erat,
          LastMoonpiece

LastMoonpiece

"Kalian sebut ini kopi panas?! Buang!" — Mind.
          
          Semua orang mengasihani Sila. Menjadi asisten pribadi Mind adalah pekerjaan neraka yang paling dihindari di ibu kota. Sila dimaki, disuruh-suruh, dan harus menghadapi tantrum sang Diva setiap detik.
          
          Namun, tidak ada yang tahu bahwa di balik kemeja hitam sederhananya, Sila menyimpan otoritas yang bisa menghancurkan karier siapa pun dalam satu jentikan jari. Ia adalah sosok misterius yang menyutradarai hidup Mind dari balik bayangan, menyamar menjadi asisten hanya demi menepati sumpah masa kecilnya: Menjadi perisai bagi Mind.
          
          Masalah muncul saat Mind mulai mengalami Gay Panic stadium akhir. Ia risih disentuh pacarnya, tapi mendadak jantungnya mau meledak hanya karena jemari Sila merapikan resleting gaunnya.
          
          Di tengah keluarga yang toxic dan aturan sosial yang mencekik, Mind teringat pada sepupunya, Nara Xalendra, yang nekat membuang segalanya demi cinta di Thailand.
          
          Mampukah Mind meruntuhkan panggung sandiwaranya? Dan apa jadinya jika ia tahu bahwa asisten yang selama ini ia tindas sebenarnya adalah orang yang menggenggam seluruh dunianya?
          
          Halo semuanya! Selamat datang di cerita baruku. Kisah ini akan membawa kalian mengintip gemerlapnya dunia showbiz dan rahasia besar di baliknya. Siapkan jantung kalian buat menghadapi tantrumnya Mind dan "kebucinan" misteriusnya Sila!
          
          Jangan lupa: VOTE, COMMENT, & ADD TO LIBRARY! ⭐️
          https://www.wattpad.com/story/407945312

LastMoonpiece

 Update Penting: Retakan Sempurna
          
          Dear **Readers** kesayanganku,
          
          Apa kabar kalian? Semoga dalam keadaan sehat ya!
          
          Aku ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena sudah membiarkan **Retakan Sempurna** "berdebu" cukup lama. Jujur saja, beberapa waktu belakangan ini aku benar-benar tersita oleh kesibukan pekerjaan di dunia nyata yang sangat padat dan tidak bisa ditinggalkan. Fokusku terbagi, dan aku tidak ingin memaksakan menulis jika hasilnya tidak maksimal untuk kalian.
          
          Tapi, sebagai penebus rasa bersalahku karena sudah membuat kalian menunggu lama... **aku langsung update 4 CHAPTER SEKALIGUS!** ✨
          
          Ini adalah bentuk apresiasiku karena kalian masih setia menyimpan cerita ini di *library* dan terus memberikan dukungan lewat komen maupun *vote*.
          
          Terima kasih atas kesabaran kalian yang luar biasa. ❤️

LastMoonpiece

@ LastMoonpiece  terima kasih kak ditunggu update selanjutnya kak
Reply

Bajaa11

@LastMoonpiece semangat thor.. thankyou  sudah senpatkan update
Reply

LastMoonpiece

Judul: RETAKAN SEMPURNA
          Genre: Romance, Angst, Healing (GL)
          Status: On Going
          
          Sinopsis Singkat:
          Nara memiliki segalanya—uang, kekuasaan, dan nama besar keluarga di belakangnya. Lisa tidak memiliki apa-apa selain hutang dan trauma masa lalu.
          
          Dunia mereka bagaikan langit dan bumi. Namun, ketika semesta mempertemukan mereka, bukan kemewahan yang bicara, melainkan luka. Nara dengan kesepiannya yang megah, dan Lisa dengan penderitaannya yang sunyi.
          
          Apakah dua orang yang sama-sama hancur bisa saling menyembuhkan? Atau justru pecahan beling di antara mereka akan saling melukai lebih dalam?
          
          ⚠️ Siapkan tisu. Kisah ini tentang menemukan rumah di tengah reruntuhan.
          
           Baca sekarang di Wattpad 
          https://www.wattpad.com/story/406105776