Hatiku mengatakan " gak papa, semuanya akan baik-baik saja". Kemudian bibirku berkata "Gak usah terburu-buru, kita cuma belum menemukannya. Bukannya gak bakal bertemu, lagian kita pun belum benar-benar siap".
Meskipun demikian, jauh di dalam diriku ada kekhawatiran yang tak tersembunyikan. Ada rindu yang hampir tak terbendung, ada keinginan dan harapan yang tak bisa diabaikan.
Prosesnya terlalu lama bagiku, waktu berlalu dengan cepat tapi begitu lama untuk di lalui dengan rasa sesak dihati. Tak terhitung air mata yang diri ini tumpahkan dalam setiap sujud, begitu banyak kata keluhan tersimpan di hati hingga hampir tak terbendung. Menyisakan pertanyaan-pertanyaan Kapan dan di mana ?. Sayangku, rindu ini mencekik jiwaku. Kapankah engkau lepaskan diriku dari belenggu penantian yang seakan tak berujung.
Bebaskan jiwa ini dari ikatan ketidakpastian dan peluklah aku, pelukan tubuhku, peluk jiwaku, peluk hatiku. Buatlah aku merasakan dirimu seutuhnya, dengan hangatmu.