Hai kak, apa kabar? Maaf ya kalau tiba” nulis panjang begini. Aku sempat ragu juga mau nulis atau nggak, tapi akhirnya memberanikan diri karena ada satu hal yang dari dulu sampai sekarang masih aku rasain aku rindu bgt sama karya kakak. Aku salah satu pembaca yang mengikuti tulisan kakak, dan jujur… cara kakak menulis itu beda. Rapi, halus, dan selalu punya perasaan yang sampai ke pembacanya. Beberapa bagian bahkan masih aku ingat sampai sekarang, seolah-olah nggak pernah benar-benar pergi.
Belakangan ini aku sering kepikiran, kakak lagi di mana ya sekarang? Lagi sibuk dengan kehidupan baru, atau mungkin lagi mengambil waktu untuk diri sendiri? Apa pun itu, aku harap kakak selalu dalam keadaan baik, sehat, dan dikelilingi hal-hal yang membuat kakak tenang. Aku nggak tahu alasan di balik berhentinya update skrg, dan aku juga nggak mau terlalu banyak bertanya. Aku cuma ingin menyampaikan kalau di sini masih ada pembaca yang diam-diam menunggu, yang masih mengingat, dan yang masih menyimpan rasa dari setiap tulisan kakak. Kalau suatu hari kakak memutuskan untuk kembali menulis, sekecil apa pun itu, aku yakin banyak yang akan merasa bahagia termasuk aku. Tapi kalau pun belum, atau mungkin tidak dalam waktu dekat, nggak apa-apa. Semoga kakak menemukan kebahagiaan di jalan yang sedang kakak jalani sekarang.
Terima kasih ya kak, untuk semua cerita yang pernah kakak bagikan. Tanpa kakak sadari, itu berarti lebih dari sekadar tulisan untuk sebagian orang.Aku akan tetap menunggu, dengan cara yang paling sederhana mengingat dan berharap