Hello, dear readers—
Before you begin (or continue) this journey, there is one thing I want you to know.
If you have ever wondered, “Will this story ever be finished?” The answer is: yes, certainly. All stories I share here are already complete, from the first word to the last. They are simply old drafts from my laptop, finally given the chance to breathe.
I upload them on a schedule so we can walk through them together, but you can rest easy knowing the ending is already waiting. Each story is a finished room, but listen closely, and you might hear the neighbors through the walls.
So, read freely, comment warmly, and fall in love with the characters without fear of being left hanging.
Thank you for being here, in the city of Lustria.
— Lustarius E. Eye
=================================================================
Halo, para pembaca—
Sebelum Anda memulai (atau melanjutkan) perjalanan ini, ada satu hal yang ingin saya sampaikan.
Jika Anda pernah bertanya-tanya, “Apakah cerita ini akan tamat?” Jawabannya: ya, tentu saja. Semua cerita yang saya bagikan di sini sudah selesai, dari kata pertama hingga terakhir. Mereka hanyalah draf-draf lama dari laptop saya, yang akhirnya diberi kesempatan untuk bernapas.
Saya mengunggahnya secara terjadwal agar kita bisa menyusurinya bersama—namun Anda bisa tenang karena akhir cerita sudah menanti. Setiap cerita adalah sebuah ruangan yang utuh, tetapi jika Anda mendengar dengan saksama, Anda mungkin akan mendengar suara para tetangga menembus dinding.
Jadi, bacalah dengan bebas, berkomentarlah dengan hangat, dan jatuh cintalah pada para karakter tanpa takut digantungkan.
Terima kasih telah hadir di sini, di kota Lustria.
— Lustarius E. Eye