MartabakKolor

farzan udahh upp gaisss

caramellytia

@ MartabakKolor  asekkk, kang Lamborghini 
Reply

witadasa

@ MartabakKolor  iyya buuuun makasii infonyaaaa
Reply

kyaa800

@ MartabakKolor  areksaaa bunn lnjutt
Reply

Mireille_Edelrahn

Hi hi kakk! Aku numpang promosi yaa~♡
          Boleh di hapus kok kalau mengganggu.
          
          Bagi yang suka [gxb] bisa mampir nih, mumpung masih anget baru up~
          
          Slow burn nih.
          
          KINTSUGI BLURB : 
          
          "Mau lagi?"
          
          Alpha itu membelai lembut perut bagian bawahnya yang sedang berbaring menatap rembulan. Yuuya dengan sigap menampar tangan nakal wanita itu, cemberut ketika melihat bahwa mate-nya masih saja menatapnya dengan api yang membara. Padahal mereka sudah melakukannya bahkan di atas batas normal. Alpha memang berbahaya.
          
          "Tidak mau! Pinggulku sakit, kakiku sakit, tenggorokanku juga sakit, tubuhku sakit semua!"
          
          "Tapi kan aku melakukannya dengan lembut~"
          
          
          ❄️❄️❄️❄️❄️
          
          Kintsugi : 
          https://www.wattpad.com/story/411070138
          
          
          ‼️ Remember, don't judge a book by its cover ‼️

SR_185

Punten kak izin promosi di sini yaaa
          
          Hallo semuanyaaa, aku ada cerita baru tentang anak SMK yang lagi jatuh cinta. Seira Ratna namanya, dia lagi suka sama cowo Futsal di Sekolahnya, Arsya Damayasa. Tapi cowo itu pendiem bgt, jarang ngomong, apalagi sama cewe.
          Tapi, suatu hari Seira ngelakuin hal di luar ekspektasi kalian, dan dia ngelakuin apa pun demi bisa deketin cowo itu.
          
          Kalian penasaran kannn??
          Yuk langsung mampir aja ke ceritanya!
          
          https://www.wattpad.com/story/411099574?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=SR_185

shanOlubpie

Halo, Selamat siang.
          
          Izin untuk mempromosikan ceritaku ya, ini cerita pertama aku dan memang baru ada beberapa bab saja, tapi doain semoga ceritanya bisa banyak ya partnya
          
          Nichaela Malory Frederica gadis cantik yang konon orang bilang adalah gadis beruntung yang lahir di keluarga konglomerat dan dikenal dipenjuru dunia, tapi bagi Dirinya itu adalah bencana, masalah yang tak akan ada ujungnya. Malory anak tunggal, yang tak punya kakak/abang ia pun tak punya tempat untuk bercerita.
          
          Kehidupan Malory memang sangat berkecukupan atau lebih, masa depannya pun sudah di tata rapih oleh papi dan maminya, dan tugasnya adalah menjadi wanita sempurna yang memiliki banyak prestasi dan mendapatkan banyak juara di bidang manapun.
          
          Sejak kecil Malory sudah di tuntun sempurna, dan kegiatannya pun di atur oleh manager keluarganya seakan-akan dirinya ini adalah boneka milik keluarganya. padahal aku sendiri butuh bermain, bukankah masa kecil adalah masa yang seharusnya main? Mengapa aku harus bekerja?
          
          Tapi kini aku sudah melewatkannya semuanya, aku berhasil menjadi apa yang mereka mau, aku sudah terlalu jauh dari kehidupan yang sebenarnya tapi ternyata aku mampu menjalankan semuanya walaupun banyak ngeluhnya.
          
          Jangan lupa untuk Voting, Komen, Dan share ceritaku ke teman-teman yaa! Makasi banyak, Semoga suka dengan cerita pertama ku ya.
          
          https://www.wattpad.com/story/405213323?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=shanOlubpie

FatimahCut

this message may be offensive
Izin promosi! :) kalo g nyaman, boleh di hapus > <
          
          Xendra memperhatikan layar hologram dengan binar semangat, tapi seketika redup kala menyadari sesuatu. Mata Xendra melotot. "K-kekayaan? Kok gak ada? Jirr! Jangan b-bilang kalo antagonisnya m-miskin Tem..." ucapnya terbata-bata dengan wajah pucat pasi.  
          
          [Betul-betul! Emang kayak gitu Tuan. Hehe Baby kelewat dikit ceritanya tadi. Sebenarnya kelurga Delioner itu tentu dong sultan kaya raya, tapi kenapa Xenzo miskin...?]  
            
          "Tinggal bilang aja Item! Gue mana tau, ini aja gue syok!" Xendra geram karena Sistemnya yang jail. Pengen ia sentil ginjalnya, kalo kelinci itu keluar dari hologram.  
          
          [....................]
          
          Jantung Xendra seakan turun ke perut saat mendengar perkataan Sistem. Matanya membola. Tubuhnya lemas tak bertenaga.  
          
          "Shit! Gila yang bener aja?! Miskin? Gue boleh nangis kagak sih? Hiks, udah lumpuh, terus miskin pula. Gak kayak di novel-novel yang antagonisnya sering sultan. Selama ini Xenzo kerja apa buat hidupin anak dan istrinya?" tanyanya sambil memijit pelipisnya, siapa pun tolong ia.  
            
          Sistem menggeleng polos.  
          [Xenzo gak kerja Tuan!]  
            
          Xendra mengacak-acak rambutnya frustrasi. "Terus anak-anak dan istrinya makan apa? Batu?!" teriak Xendra tertahan, napasnya memburu.Xendra menghela napas kasar, ia cabut balik perkataannya kalo yang ia alamin itu keren, sekarang ia malah mau gila rasanya.  
          
          Baca kelanjutan ceritanya di bawah ini!><
          https://www.wattpad.com/story/407474020