Masaki_Yama

Lagi sibuk parah + semangat nulis udah mati suri. Tapi anehnya masih aja dipaksa hidup, dicicil dikit-dikit kayak orang nolak masuk kuburan. WP udah 11/12 kayak kuburan.
          	Tinggal nunggu ditutup tanah, tapi masih aja sok bangkit kayak ada harapan padahal udah jelas sekarat.

Masaki_Yama

Lagi sibuk parah + semangat nulis udah mati suri. Tapi anehnya masih aja dipaksa hidup, dicicil dikit-dikit kayak orang nolak masuk kuburan. WP udah 11/12 kayak kuburan.
          Tinggal nunggu ditutup tanah, tapi masih aja sok bangkit kayak ada harapan padahal udah jelas sekarat.

Masaki_Yama

Tak banyak terlihat di antara ramai
          Tetap rapi menyimpan senyum yang sama
          Seolah semuanya sudah pada tempatnya
          Tanpa perlu dipertanyakan siapa yang tinggal
          Tanpa perlu dijelaskan apa yang tertinggal
          Dan perlahan, semuanya berjalan seperti biasa
          Seakan hadir pun tak pernah benar-benar dianggap.
          
          —Mym.
          

Masaki_Yama

Persahabatan tampak utuh dari luar, seolah berjalan dalam satu arah. Namun di dalamnya, hanya satu yang tulus, sementara yang satu terselip keinginan untuk lebih unggul. Tanpa disadari, persahabatan itu tidak lagi berdiri di atas kebersamaan, melainkan di atas satu hati yang tulus, dan satu lagi yang diam-diam bersaing.
          
          Mym.

Ashura_Ootsutsuki

sensei kapan up ?  hehe

Masaki_Yama

@ Ashura_Ootsutsuki  hoo iya kakk, aku unpublish karena mau tambahin dikit hehe
Reply

Ashura_Ootsutsuki

@ Ashura_Ootsutsuki  sensei aku lihat kmrin mlm up, tp aku baru mau bca pagi, kok gak bisa di klik ?
Reply

Ashura_Ootsutsuki

@ Ashura_Ootsutsuki  wokeh siap...semangat ya sensei...
Reply

Masaki_Yama

Saat kamu akhirnya dianggap ada dan diperlakukan spesial, rasanya ingin menangis—bukan karena cinta, tapi karena untuk kamu merasa dihargai. Bukan soal siapa yang datang, tapi bagaimana mereka membuatmu merasa berarti. Yang membuatmu hampir menangis itu bukan dia—tapi kenyataan bahwa selama ini kamu terbiasa tidak dianggap.
          
          Mym.
          
          

Masaki_Yama

Kadang ada yang datang membawa sebuah ruang— tempat dua hati bisa duduk berdampingan, berbagi hangat yang sama. Namun sebelum ruang itu sempat terisi, pintunya telah lebih dulu ditutup, seakan kebahagiaan yang ingin dibawa
          tak pernah diberi izin untuk singgah.
          
          Mym.

Masaki_Yama

Di mata sebagian orang,
          setitik noda selalu lebih menarik perhatian
          daripada kain putih yang lama dijaga tetap bersih. Seolah-olah noda kecil itu lebih layak dibicarakan, sementara semua yang pernah dijaga dengan hati-hati perlahan dilupakan begitu saja.
          
          
          Mym.

Masaki_Yama

Ashura_Ootsutsuki

@ Masaki_Yama  gpp sensei...semoga sehat2 selalu...
Reply

Masaki_Yama

@ Ashura_Ootsutsuki  Agak sibuk nihh, nungguin update ya kak xixi
Reply

Ashura_Ootsutsuki

@ Masaki_Yama  apa kabbaar sensei....
Reply