Aku pernah berada di titik di mana kematian terasa seperti pelukan hangat yang kunantikan. Namun anehnya, di malam-malam setelahnya, aku justru menangis hebat, gemetar karena menyadari betapa aku belum siap kehilangan dunia ini.
Di tengah badai yang tak kunjung usai, aku memohon, "Pinjamkanlah aku sedikit kekuatan untuk tetap tegak, karena pundakku sudah terlalu lelah memikul beratnya dunia."
Tuhan, jika memang jalanku masih panjang, terangilah sisa langkahku dengan ketabahan, agar aku tak lagi mencari pelarian dalam gelap, melainkan mampu merangkul sulitnya keadaan dengan jiwa yang kuat.
_Jiwa Yang Tengah Patah ᨶ႒ᩚ