Dewa Zeus menatapnya penuh minat. “Apa itu, Hera?”
Wajah Dewi Hera mendadak suram. “Semua berawal kala Apollo mendapat penglihatan tepat sehari sebelum dunia berubah. Anak kita bilang, entitas itu akan membawa perdamaian.”
Dewa Zeus menaikkan sebelah alis heran. “Bukankah itu bagus? Mengapa reaksimu begini?”
“Entitas itu selain membawa perdamaian, juga membawa ... malapetaka.”
Dewa Zeus menangkup dagu, berpikir, “Entah mengapa, kualitasnya serupa dengan Alastor cucuku.”
Dewi Hera langsung menggeram tak suka saat sang suami menyebut nama anak jadi-jadian itu. “Ini tidak ada kaitannya dengan anak kotor itu--”
“Hera.”
Satu kata, tajam, dalam, kuat, dan menusuk terlontar menggema. Dewi Hera merasakan tekanan yang membuatnya dipaksa berlutut. Wanita itu hanya bisa mengumpat marah dalam hati.
Dewa Zeus masih memelototi istrinya. Detik berikut, dia menghela napas. Menghilangkan segala tekanan di sekeliling.
“Aku tahu kau sangat membenci Alastor. Tapi ... kenyataannya, tak ada satu pun cucu kita yang mempunyai kualitas kekuatan seperti Alastor. Belum lagi, mental cucu-cucu kita yang lain sangat lemah dalam menghadapi perang. Kau lihat sendiri waktu itu. Bagaimana mereka melarikan diri, pura-pura sakit di medan perang, sampai mengorbankan prajurit yang harusnya mereka pimpin demi menyelamatkan diri. Itu ... bukanlah calon Raja Para Dewa yang aku inginkan. Jika aku bisa, aku akan mengasingkan mereka tanpa kekuatan. Agar menjadi warga biasa Planet New World dan memaksa mereka menjadi Guest.”
Mau tak mau, Dewi Hera berkomentar, “Itu bisa dipertimbangkan, Yang Mulia.”
“Ck!” decak Dewa Zeus. “Sayangnya sudah terlambat, dan akan ada resiko ketahuan oleh mata-mata kaum Iblis dan Malaikat.”
***
Judul: Fake Skill Guest
https://www.wattpad.com/1602082531?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=NiishaKhasunny