Berisi hasil eksresi dari secangkir kopi dan setangkup sunyi. 


Pernah menulis barisan puisi hingga akhirnya hanya tersimpan rapi.
Pernah mencintai sangat tanpa penat.
Pernah menyayangi tanpa alasan hingga akhirnya disia - siakan.
Pernah saling merasa, sampai akhirnya tak tegur sapa.
Pernah saling memiliki hingga akhirnya saling membelakangi.

Ya, saya pernah.
  • Sumali noongDecember 31, 2013


Following


Kuwento ni Nizam Aulia