Raulin16
Haiii kakk, izin promosi yaaa. Kalau suka sama cerita dark romance, yang berbalut obsesi, ayoo mampir ke cerita aku. Judulnya "Obsesi di Balik Jeruji"
Alya, seorang dokter muda, yang ditugaskan di sebuah penjara terpencil yang bahkan tidak ada di peta. Di tempat itu, aturan tidak berlaku, dan para tahanan bebas melakukan apa saja-tanpa konsekuensi.
Awalnya, Alya hanya berusaha bertahan.
Namun segalanya berubah ketika ia menarik perhatian seorang tahanan misterius bernama Kael.
Di tengah kekacauan, kekerasan, dan ketidakpastian, Kael menjadi satu-satunya orang yang mampu melindunginya. Tapi semakin dekat ia dengan pria itu, semakin Alya menyadari bahwa perlindungan tersebut bukan tanpa risiko.
Terjebak antara rasa takut dan ketertarikan, Alya harus menghadapi satu kenyataan:
Di tempat tanpa hukum ini...
yang paling berbahaya bukanlah penjara itu sendiri.
Melainkan seseorang yang tidak ingin melepasnya.
Yukkk langsung baca cerita nya sekarangg
https://www.wattpad.com/story/409272794?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=library&wp_uname=Raulin16
qpscunknown
HAI ヽ(*´^`)ノ izin promosi ya!!!
https://www.wattpad.com/story/393757710?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=ifairyfamous
Mubinad_story
Hai kak izin promosi ya ( - v - )....
Yang minat feedback bisa duluan, dan jangan lupa kabarin diwall aku. nanti kalo muncul notif langsung aku back
https://www.wattpad.com/story/391767653?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Mubinad_story
Lu_readmind
Permisi mau Promosi, boleh ya…
----
Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.
Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman."
"Iya.."
Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..."
Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
"Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
Aku tidak bereaksi.
"Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?"
Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.
Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada?
Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu.
Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang.
————————
MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225
MelodySiringoringo
Rheandsss
Halo kak, ijin promosi ya. Sorry kalau ngotori wall kakak. Semisal kakak nggak berkenan, bisa dihapus aja pesanku
Kalau kakak minat story ttg Werewolf dan Lycan, kakak bisa mampir ke ceritaku ya. Makasih.
Have a nice day
https://www.wattpad.com/story/364783444?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Rheandsss