rainnistinsarasvati

Kak maaf, kakak tahu penulis puput1211, nama aslinya siapa ya kak, aku mencoba menghubungi buat nanyain apakah kss bakal dilanjut, soalnya beliau kan kuliah dan habis sidang juga, mungkin sangat sibuk di in real life. Facebooknya udah ngga aktif, tapi kalau ngga salah kakak sempat komen dan dibalas baru2 ini di tahun 2026. Mungkin masih ada harapan

PastaLovers

Hi kak, iya aku memang pernah komen dan sempat dibalas tp kalau untuk nama aslinya aku gatau kak. Maaf ya. Sepertinya kak penulis jg memang masih sibuk dgn kegiatannya di luar menulis jd belum sempat update lg. Kita doakan saja ya semoga kak penulis segera bisa kembali update KSS ya. Aamiin.
Rispondi

marikablvck

vitha_gesa

Hai kak, yuk bantu mampir kekarya pertamaku judul "ELGITA" . Jangan lupa follow, vote, dan komentar ya kak.
          Jangan lihat dari sisi sampul kak, coba telisik sampai dalam cerita.
          
          Mungkin kakaknya suka sama ceritayang berbau SAD
          
          https://www.wattpad.com/story/285523889?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=vitha_gesa&wp_originator=VIGAz5rBT0WC23u%2Ff%2BlkYaVTwutEWHGuBZEulwDnlKefE%2FjCO4rfH5vRU6VmuUvVLuqaK0hVEx7W37O4AQPPJ8FHTLzyeSYkRDCoNUFN%2Feyd9eaRXYXBr1OJHC5QOydv

annseanna

_vanillatte0

Hai kak, kalau berkenan silahkan mampir ke story ku. Dijamin bakal baper.
          Jangan lupa tinggalin vote & komennya yaa, thanks!
          
          RAMA & SINTA MILLENIALS (21+)
          Genre : #Romance-Adult
          
          https://www.wattpad.com/story/240587325

Rafianjani13

Hello Kak, salam k enal. Bila berkenan, baca cerita 'Cat and Boy', yuk :)
          Blurb:
          Wisuda. 
          
          Kata yang menunjukkan sebuah pencapaian luar biasa bagi seluruh mahasiswa, karena mereka telah berhasil melalui lika-liku kehidupan kampus. Seharusnya momen tersebut menjadikan Aurum Andascara, mahasiswi berwajah cantik dan ber-ipk tinggi bahagia, akan tetapi ini sebaliknya, penuh kemuraman, kesedihan, serta tangan yang bermandikan darah. Walaupun begitu, ia kepalkan erat-erat, obsidiannya memandang lekat pemandangan danau yang tak jauh dari hadapannya.
          
          "Maaf ... maafkan aku ..." katanya dengan gemetar. Tak ada orang yang menyahut, selain suara klakson dari lalu lalang kendaraan yang melintas. Semilir angin membelai halus rambut pirang yang acak-acakan. Bukan hanya itu, sang bayu tersebut menjadikan dirinya semakin sesak, malam yang sunyi, rembulan juga malu-malu untuk melihat sosok yang tengah mengalami depresi berat. 
          
          "Maaf ...." 
          
          Setelah itu, Aurum menaiki pembatas jembatan, lalu terjun bebas ke bawah sana, danau yang deras akan air jernihnya.
          
          ♦♦♦     
          Jangan lupa tinggalkan jejak ya, terima kasih♥  Https://www.wattpad.com/story/173217135