Halooo anak anak ibuu
Lihat tubuhmu, kurus kering mirip tiang jemuran, tapi narsisnya minta ampun. Anda sakit jiwa, Mener?"
"Setidaknya aku tidak bermulut robek dan punya tatapan tajam mirip hantu kuburan sepertimu, Kirana. Menjijikkan."
Hubungan Kirana dan Dendrick adalah medan perang verbal. Setiap berpapasan, makian fisik dan tatapan ilfeel selalu lolos tanpa saringan. Kirana benci setengah mati pada Dendrick yang menganggap dirinya pusat semesta, dan Dendrick antipati pada Kirana yang tegasnya mirip algojo.
Tapi, takdir di masa penjajahan ini memang suka bercanda. Sebuah jebakan politik besar membuat mereka terjebak di posisi yang sama: dituduh sebagai pengkhianat.
Kini, di tengah kejaran musuh yang siap menghabisi nyawa mereka, dua manusia yang saling membenci ini harus memilih: menurunkan ego untuk bekerja sama, atau mati konyol bersama musuh bebuyutannya?
Saksikan kisah https://www.wattpad.com/1631034258?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=PeriMerahMuda