Di antara bintang-bintang yang berkelip diam,
namamu kusebut pelan,
seperti doa yang tak pernah lelah
mengembara di langit malam.

Aku tak tahu jalan yang kau tempuh,
apakah dipenuhi cahaya atau bayang-bayang,
namun setiap hembus nafasku
selalu menitipkan perlindungan
kepada semesta yang luas dan bijak.

Jika angin bertiup kencang,
biarlah ia menjadi pelukan hangat.
Jika hujan turun deras,
biarlah ia menjadi selimut lembut.

Aku berdoa-setiap waktu, setiap detik-
agar kau selalu kuat
meski dunia kadang mengguncang,
dan semesta tak pernah lelah
menjaga langkahmu yang rapuh sekalipun.

Karena dalam diamku,
aku mencintaimu lewat doa.
  • JoinedMay 6, 2025




Stories by Futana Inou
ANATOMI KAPITALIS by Permadiakira
ANATOMI KAPITALIS
ANATOMI KAPITAL adalah kajian kritis radikal tentang bagaimana kapitalisme membentuk agama, negara, dan hukum...
ranking #38 in agama See all rankings
Dari Renjana Ke Nirmala  by Permadiakira
Dari Renjana Ke Nirmala
Kita pernah menjadi bait paling indah, sebelum akhirnya dipaksa menjadi titik yang saling meniadakan Benarkah...
ranking #274 in sastraindonesia See all rankings
Menjadi Pelindung Para Penjahat by Permadiakira
Menjadi Pelindung Para Penjahat
Selama sepuluh tahun, aku mendukung para penjahat dengan niat untuk mereformasi mereka. Tapi sekarang, aku me...