blueberycizcake

Hola! Aku izin promosi ya, maaf mengganggu. 
          Silahkan dibaca siapa tahu suka... 
          
          Ia berparas rupawan, merupakan most wanted di sekolahnya, keluarganya kaya raya, ia juga pintar. 
          
          Meski begitu, kepribadiannya dingin bak es di Kutub Selatan, ia juga selalu membuat masalah di sekolah setiap harinya. Katanya tiada hari tanpa membuat masalah. 
          
          Bukan, dia bukan badboy incaran sekolah, melainkan... 
          
          Seorang Adara Diatmika. 
          
          https://www.wattpad.com/story/267757874?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=achibababa_&wp_originator=Yf%2Bte2Oad8JIIICDEGFi27pyf1M28WIASMDQpDnUg3z6U%2F4WBqQ5W2sIOJEoMM20qc2tFELe1vZR1RuOAHfiRRPLtkg4e6U%2BPqyqbcOZaBM%2FqUhw6VRoGqbkjhX7NrGM
          
          Terimakasih atas pengertiannya. 

Tri586649

Hello Kak, salam kenal
          Izinkan aku memberi rekomendasi cerita nih, judulnya Cat & Boy. Ini blurb-nya yaaaa. Wisuda. Kata yang menunjukkan sebuah pencapaian luar biasa bagi seluruh mahasiswa, karena mereka telah berhasil melalui lika-liku kehidupan kampus. Seharusnya momen tersebut menjadikan Aurum Andascara, mahasiswi berwajah cantik dan ber-ipk tinggi bahagia, akan tetapi ini sebaliknya, penuh kemuraman, kesedihan, serta tangan yang bermandikan darah. Walaupun begitu, ia kepalkan erat-erat, obsidionnya memandang lekat pemandangan sungai yang tak jauh dari hadapannya. "Maaf ... maafkan aku ..." katanya dengan gemetar. Tak ada orang yang menyahut, selain suara klakson dari lalu lalang kendaraan yang melintas. Semilir angin membelai halus rambut pirang yang acak-acakan. Bukan hanya itu, sang bayu tersebut menjadikan dirinya semakin sesak, malam yang sunyi, rembulan juga malu-malu untuk melihat sosok yang tengah mengalami depresi berat. 
          "Maaf ...." 
          Setelah itu, Aurum menaiki pembatas jalan, lalu terjun bebas ke bawah sana, sungai yang deras akan air jernihnya.
          Bug ...
          Https://www.wattpad.com/story/173217135
          

Dark_Peppermint-_-

Hai Kak, jika berkenan baca ceritaku yuk!
          
          ZeDio and Their Beloved Girl
          
          Cuplikan:
          
          "Mana kacamata lo?"
          
          Nami menoleh tanpa minat. "Di rumah." Lalu kembali fokus pada bukunya.
          
          "Kok gak dipake? Gak rabun?" Zelan sebenarnya tak tahu Nami rabun atau silindris, atau apa pun penyakit matanya. Ia hanya menebak saja. Paling rabun jauh karena kebanyakan orang begitu.
          
          "Gue pake softlens."
          
          Emosi Zelan memuncak. "Softlens?" pekiknya membuat Nami keheranan. "Ngapain lo pake softlens, ha? Lepas!"
          
          Mulut Nami perlahan terbuka. Apa-apaan orang seram satu ini? Dia kira dia siapa sih? Sebisa mungkin Nami berusaha sabar dalam membalas ucapan Zelan yang terdengar seperti pacar posesif yang tak suka kekasihnya berubah karena laki-laki lain itu (hahaha... Nami hampir tertawa memikirkan Zelan adalah kekasihnya, hahaha... benar-benar lucu), "Gue gak bisa lepas."
          
          "Kenapa?" bentak pemuda itu, tak sadar suaranya didengar oleh seisi kelas. Nami yang sadar akan hal itu hendak memberi tahu. Namun Zelan lebih dulu melanjutkan cemburu butanya, "Ah, gue tau! Biar lo bisa bebas kecentilan 'kan?"
          
          Ha? What the....
          
          Nami semakin terperangah, begitu pun yang lain.
          
          "Pokoknya lepas softlens lo! Gue gak suka liatnya. Besok lo harus pake kacamata lagi!"
          
          https://www.wattpad.com/story/160035845
          

inamoretta

Hi @PuputMaryati ,if you are interested in steamy, twisted, romantic, and slightly erotic stories.
          
          Kindly read my story: https://www.wattpad.com/story/156297083-delicate  ( Writer: @ZheVloet )
          
          "Aku bisa menghancurkan tubuhmu dengan membuatmu lumpuh sehingga kau tidak bisa lepas dariku!" Bentak Lucian, ia bangkit dan berjalan mendekat bagai predator ke arah Arlene, kemudian Lucian mengukung tubuh Arlene di kursi tersebut.
          
          Arlene tidak berani menatap Lucian yang berdiri di hadapannya. Pria itu terlalu licik dan dia sangat cerdas. Terlalu pintar untuk kebaikannya sendiri. Terlihat dingin dan kejam namun bisa memahami pengetahuan dasar emosi dan perasaan, menjadikan keahlian itu untuk menghancurkan manusia yang menghadang jalannya menuju ambisi dan tujuan hidupnya.
          
          This is dark romance story. It’s not a rainbow and ponies; it’s misery and darkness that blooms into love. Featuring controlling freaks male character and innocent female character. 
          
          I’d really appreciate your visit to my story especially your thoughts and votes.
          
          Thank you.