Cuma cewek remaja biasa yang kebanyakan mimpi. Kadang nulis biar gak gila, kadang nulis karena tokohnya maksa buat diceritain. Dunia nyata kadang bising, jadi aku nyempil di dunia fiksi. Di situ aku bisa marah, nangis, cinta, dan mati sekaligus... tanpa harus minta izin.
- JoinedApril 30, 2025
Sign up to join the largest storytelling community
or