Rex_delmora

JLEB
          	Jantung Ica merosot sampai perut. Yang diacak rambut, tapi yang berantakan hati Ica. 
          	
          	"Aku masih marah." Ica buang muka. 
          	
          	"Iya, enggak pa-pa. Tapi jangan lama-lama ya?" 
          	
          	"Kenapa?" 
          	
          	"Sepi!" 
          	
          	"Makasih udah jagain," bisik Ica pelan. 
          	Terus masuk. Pintu ketutup. 
          	
          	Arka di luar. Napas lega. "Belum selesai. Tapi dia enggak ngusir aku. Dan dia enggak nolak pemberianku."
          	Saya baru saja menerbitkan " KECEWA? " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658277359?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora

Rex_delmora

JLEB
          Jantung Ica merosot sampai perut. Yang diacak rambut, tapi yang berantakan hati Ica. 
          
          "Aku masih marah." Ica buang muka. 
          
          "Iya, enggak pa-pa. Tapi jangan lama-lama ya?" 
          
          "Kenapa?" 
          
          "Sepi!" 
          
          "Makasih udah jagain," bisik Ica pelan. 
          Terus masuk. Pintu ketutup. 
          
          Arka di luar. Napas lega. "Belum selesai. Tapi dia enggak ngusir aku. Dan dia enggak nolak pemberianku."
          Saya baru saja menerbitkan " KECEWA? " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658277359?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora

Rex_delmora

"Ka, kok ke sini?"  
          
          Arka nyodorin air sama roti. "Laper kan. Tadi bilang belum makan."  
          
          "Makasih."  
          
          Arka mau pergi. Tapi dicegah. Ica tanya, "Tadi dari mana? Bau bensin."  
          
          Arka diem satu detik. "Bengkel."  
          
          "Oh." Ica percaya. 
          
          Pas udah siap di motor, Arka ngeliat ke arah sirkuit. Cahaya lampu udah nyala dari jauh. Dia narik napas, batin, "Sebentar lagi." 
          
          "Habis ini mau ke mana?" tanya Ica buka rotinya, terus dimakan.
          
          "Kenapa?"
          
          "Langsung pulang. Tidur. Jangan bergadang."
          
          Perhatian kecil Ica ini yang selalu bikin tenang Arka.
          
          "Udah, masuk sana!"
          
          "Udah makan?" Sengaja ngulur waktu biar bisa lama-lama sama Arka.
          
          "Udah."
          
          "Bohong."
          
          "Enggak."
          
          "Ya udah."
          
          "Masuk. Tidur. Jangan kelayapan."
          
          "Enggak pernah."
          
          "Gadis pintar." Arka ngacak rambut Ica. Pelan.
          
          Jantung Ica berdetak cepet.
          
          "Iiih, berantakan." Ica rapiin rambutnya.
          Saya baru saja menerbitkan " CLUE " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658269811?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora

Rex_delmora

HP bunyi, WA masuk. Arka lihat chat dari Ica.
          
          Ica
          Arka?
          
          Sengaja cuma dibuka, enggak balas. Semenit kemudia chat susulan.
          
          Ica
          Arka, dah tidur?
          
          Senyum tipis di bibir Arka. Sengaja enggak balas, tapi masih dibuka ruang obrolannya.
          
          Ica
          Ketua.
          
          Arka baring di tempat tidur. Masih lihatin layar.
          
          Ica
          Ya udah deh.
          
          Tiba-tiba Arka panik. Dia takut Ica berhenti chat. Langsung Arka balas.
          
          Arka
          Apa?
          
          Enggak nunggu lama, Ica balas.
          
          Ica
          Besok ke mall yuk!
          
          Arka
          Mau ngapain?
          
          Ica
          Gramedia.
          
          Arka
          Lagi?
          
          Ica
          Ada novel baru.
          
          Arka
          Terus?
          
          Ica
          Aku traktir bakso pulangnya.
          
          Arka
          Terus?
          
          Ica
          Ke danau makan es krim.
          
          Arka
          Udah?
          
          Ica
          Antar aku pulang deh.
          
          Arka
          Ya.
          
          Ica
          Makasih, Arka. Selamat malam. Tidur. Jangan bergadang.
          
          Hati Arka anget. Dia enggak bales. Arka taruh HP ke nakas. Terus dia narik selimut. Malam ini hatinya tenang.
          Saya baru saja menerbitkan " JANGAN KASIH KENDOR " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658265449?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora

Rex_delmora

HP bunyi, WA masuk. Arka lihat chat dari Ica.
          
          Ica
          Arka?
          
          Sengaja cuma dibuka, enggak balas. Semenit kemudia chat susulan.
          
          Ica
          Arka, dah tidur?
          
          Senyum tipis di bibir Arka. Sengaja enggak balas, tapi masih dibuka ruang obrolannya.
          
          Ica
          Ketua.
          
          Arka baring di tempat tidur. Masih lihatin layar.
          
          Ica
          Ya udah deh.
          
          Tiba-tiba Arka panik. Dia takut Ica berhenti chat. Langsung Arka balas.
          
          Arka
          Apa?
          
          Enggak nunggu lama, Ica balas.
          
          Ica
          Besok ke mall yuk!
          
          Arka
          Mau ngapain?
          
          Ica
          Gramedia.
          
          Arka
          Lagi?
          
          Ica
          Ada novel baru.
          
          Arka
          Terus?
          
          Ica
          Aku traktir bakso pulangnya.
          
          Arka
          Terus?
          
          Ica
          Ke danau makan es krim.
          
          Arka
          Udah?
          
          Ica
          Antar aku pulang deh.
          
          Arka
          Ya.
          
          Ica
          Makasih, Arka. Selamat malam. Tidur. Jangan bergadang.
          
          Hati Arka anget. Dia enggak bales. Arka taruh HP ke nakas. Terus dia narik selimut. Malam ini hatinya tenang.
          Saya baru saja menerbitkan " JANGAN KASIH KENDOR " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658265449?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora

Rex_delmora

Arka ngelirik. Risih. "Jauh dikit." 
          
          "Ini udah paling jauh." Ica malah geser lebih deket. "Kursinya cuma muat satu orang. Kalau kamu geser, aku jatuh." 
          
          Diam. 1 menit kemudian. 
          
          "Arka." 
          
          "Hmm." 
          
          "Pidato tadi keren. Titik komanya sama persis." 
          
          "Hmm." 
          
          "Berarti kamu latihan ya semaleman?" 
          
          "Hmm." 
          
          "Berarti kamu peduli ya?"
          Ica nengok. Senyumnya lebar banget. 
          
          Arka langsung berdiri. "Ke toilet." 
          
          "Oh, bareng! Aku juga mau." Ica langsung ikut berdiri. 
          
          "Sendiri." 
          
          "Oh, yaudah aku tunggu sini." Ica duduk lagi. Manis. 
          
          ***
          
          Emang nekat si Ica ini. Bener-bener cegil! Hahahaha
          
          Kalau mau gila bareng Ica, silakan masuk.
          Saya baru saja menerbitkan " MODE CEGIL ELEGAN ON " cerita saya" CEGILNYA ARKA ". https://www.wattpad.com/1658109382?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Rex_delmora