⟨IN INDONESIAN WE SAY⟩ " aku mencintaimu dalam diam, mengawasimu dan terobsesi padamu "           ⟨BUT IN SASTRA WE SAY⟩ : aku mencintaimu dalam kesunyian yang tak pernah padam, mengawasimu bahkan saat aku terlelap, obsesi yang takkan pernah mati meski raga ini kian membusuk, aku menguntit bayangmu, menghirup napasmu dan menjadikan jiwaku penjara bagimu, kau takkan pernah bisa lari bahkan sampai kau mati.    Kau adalah candu yang meracuni tubuhku dan aku takkan berhenti sampai engkau hancur menjadi bagian dari darahku
  • JoinedApril 11, 2026

Following