Ka, maaf izin promosi, kalau ga tertarik bisa di hapus, tapi semoga tertarik untuk baca ya.
"Kesempatan?" Flora terkekeh tipis, sebuah tawa dingin tanpa nada bahagia. "Peluang itu sudah mati di hari kamu memilih untuk mengkhianati aku, Julian."
Flora menghentakkan tangannya dengan keras, memaksa cengkeraman Julian terlepas. Ia mundur satu langkah, menciptakan jarak membentang yang tebal di antara mereka.
"Kamu pikir dengan datang ke sini sebagai CEO, minta maaf dengan wajah menyesal, terus semuanya akan kembali seperti semula?" Flora menatap Julian lurus-lurus, matanya tajam tanpa menyisakan sedikit pun celah untuk kompromi.
"Rasa sakit yang kamu kasih dulu hampir membunuh aku. Dan aku berjuang sendirian buat bangkit sampai ada di titik ini. Bertahun tahun aku nunggu kamu untuk jelasin semuanya. Tapi yang aku tau kamu pergi ke luar negeri tanpa bilang apa apa ke aku."
"Flora, aku—"
https://www.wattpad.com/story/411504215?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=kasandrysa