karya yang tergores dalam hampara aksara, tersusun dalam barisan kata yang mengalir laksana air, setitik jatuh seribu makna. Diksi yang terangkai ibarat mentari pagi bagai sinar yang menghangatkan dalam satu ikatan, seia sekata dalam canda dan rasa, sementara sebagian lainnya hadir seteduh sunyinya malam, hening bagai embun jatuh tanpa suara. Setiap bait menjadi ibarat riak kecil, air beriak tanda tak dalam, namun diamnya menyimpan makna yang tak terucap.
- JoinedAugust 27, 2025
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by Runa Chan
- 1 Published Story
Swarnaloka
4
0
1
Perjalanan singkat dengan suara sehangat matahari pagi, sesunyi tengah malam, keenamnya adalah selamanya sali...