Banyak yang ingin kuungkap pada dunia,
Namun lidahku kelu, terkubur hampa.
Setiap kata bagai duri di tenggorokan,
Tersangkut, menyayat, lalu menghilang perlahan.
Coretan dan tinta jadi pelampiasan,
Pada dinding sunyi yang tak pernah menggugat.
Mereka diam, tapi menyimpan luka,
Menjadi saksi bisu dari jiwa yang retak.
Aku gadis yang memilih diam,
Tak karena tenang, tapi karena karam.
Lebih mudah mengamati daripada disakiti,
Lebih aman tenggelam dalam sepi.
- BergabungOctober 24, 2023
Daftar untuk bergabung dengan komunitas bercerita terbesar
atau
Cerita oleh Sassygirl_Oo
- 1 Cerita Terpublikasi
Hanya aku
127
30
27
Ada kata yang ingin kurangkai untuknya,
tapi hanya berani kutitipkan pada sunyi.
Ada rindu yang ingin kusampa...