Yaser memeluk Yayang dari belakang. Di bawah selimut yang sama, ada hangat merayap. Namun, pikiran keduanya tetap tak ada yang menenang. Dingin, kelam, tenggelam dalam bayangan masing-masing.
Seakan peluk—bagi Yayang—hanya satu rasa yang mengikatnya tidak bebas.
Peluk—bagi Yaser—menahan Yayang sementara tetap berada dalam jangkauannya.
Asistenku Ternyata Bukan Wanita Biasa part 41 di KK ya dah update