Malam itu, langit kota tampak seperti kanvas gelap yang dihiasi bintang-bintang kecil berkelip samar, seakan mereka berbisik dalam bahasa yang hanya bisa dimengerti oleh hati yang kesepian. Angin berhembus pelan, membawa aroma hujan yang tertinggal di jalanan aspal, bercampur dengan harum dedaunan basah. Di sudut jalan yang sunyi, aku berdiri, menggenggam erat tas sekolah yang sudah kusam dimakan waktu.
"Watashi wa... siapa aku sebenarnya di mata orang lain?" pertanyaan itu selalu bergema di dalam benakku. Aku bukanlah siapa-siapa. Bukan gadis populer di kelas, bukan pula orang yang mudah diingat. Hanya bayangan yang lewat begitu saja, seperti daun kering yang tertiup angin musim gugur.
- JoinedJuly 15, 2023
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by Shinjxu_
- 1 Published Story
"What if i'm not enough?" // [Mizu...
83
11
4
Pukul 1:07 pagi, dunia terasa lebih jujur.
Kota di luar jendela Ena sunyi, dibalut warna biru kusam dan cahay...