Bellyzasyl

Hai kak!! Aku mau ngasih rekomendasi cerita yg beberapa pekan ini aku baca ya kak. Menyentuh bgt ceritanya 
          
          Kalau kakak suka dan berkenan, tinggalkan vote untuk author yaa kak
          
          ✨Ini adalah cerita tentang seseorang yang terlihat kuat, tapi retak dalam diam. Tentang seseorang yang hidup di antara luka yang tidak punya nama dan jawaban yang tidak pernah datang. Tentang keberanian untuk bertahan satu hari lagi. Bukan karena ingin, tapi karena tahu ada yang akan tetap tinggal, bahkan saat ia tidak ingin bicara. Dan mungkin, itu cukup baginya.
          
          ❤️Saat Fyrenza nyaris tenggelam dalam kelelahan yang tak terlihat, seseorang yang tak ia kenal mengetuk hidupnya. Vandyke bukan penyelamat. Ia tidak bertanya, tidak memaksa, tidak memeluk. Ia hanya duduk di samping Fyrenza dan berkata,
          "Aku tidak datang untuk menyelamatkanmu. Aku datang agar kau tahu kau tidak sendiri."
          
          https://www.wattpad.com/story/399174641?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=DreamsOfDreams

yourstrawberrycream

Hii kakk. Aku ijin promosiin cerita aku bentar disini ya kak. Barangkali tertarik mampir untuk lihat-lihat. Dijamin ceritanya seru nagih hot
           https://www.wattpad.com/story/392636942?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=yourstrawberrycream
          
          Sinopsis :
          
          Emran berlutut di depannya, merenggangkan kedua kakinya perlahan, ia tahu tak ada yang bisa disembunyikan lagi.
          
          Jari Emran menyusup ke balik kain celana dalamnya, akhirnya menyentuh bagian yang sudah basah. Aruna tersentak. Kepalanya terlempar sedikit ke belakang, dan satu tangan refleks mencengkeram sisi meja. “Oh…aa-ahh…”
          
          Jari itu tidak hanya menyentuh. Ia mengusap. Perlahan, memutar, lalu menekan dengan irama yang belum pernah Aruna kenal sebelumnya. Ia bukan hanya merasa disentuh. Ia merasa dieksplor. Dibaca. Dibuka seperti buku yang baru pertama kali dibaca seseorang yang benar-benar ingin tahu isinya.
          -
          "Aku ingin menjilat semua bagian tubuhmu," katanya pelan.
          -
          Dan tanpa peringatan, Emran menghentak miliknya keras.
          
          Aruna menjerit kaget—keras, panjang—karena itu langsung menembus hingga ke dalam, tanpa transisi, tanpa pengantar. Satu dorongan brutal, dan dinding sempit di dalam tubuhnya langsung terasa penuh.
          
          “Ah—aaah—itu… itu—”
          
          Atau boleh cek lebih banyak dan lengkap lagi karyaku di Karyakarsa ya kak
          
          karyakarsa.com/Strawberrycream