Naura_Lavendula

Hello, sorry sudah mengotori wall nya. Izin promosi cerita, terima kasih. Kalau sekiranya menganggu boleh dihapus kok. 
          
          BINTANG ALHENA— Alhena menerima sebuah tawaran dari seorang bapak-bapak yang ternyata adalah mantan CEO suatu perusahaan Hospitality Industry (Perhotelan dan Resort Mewah) untuk menikah dengan anaknya yang kini menjabat menjadi CEO bernama Bintang. 
          
          Alhena diiming-imingi uang yang banyak untuk melunasi hutang-hutang ayah dan saudara tirinya yang suka berjudi. 
          
          Alhena dan Bintang sama-sama tak ingin menikah dan masih ingin merasakan kehidupan bebas, terutama Alhena yang masih punya banyak impian. Apalagi dia ingin lanjut kuliah S2 ke luar negeri namun terhalang oleh sikap ayahnya yang patriarki dan menganggap pendidikan untuk perempuan tidaklah penting. 
          
          Tapi, sebelum menikah, Bintang menawarkan sebuah kesepakatan dimana dia akan membiayai kuliah Alhena di kampus dalam negeri yang cukup terkenal tapi dia akan menceraikan Alhena setelah Alhena lulus S2. 
          
          Alhena menyetujuinya karena dari awal dia tidak pernah berniat menikah. Begitu juga Bintang yang tak tertarik dengan percintaan.
          
          https://www.wattpad.com/story/408630799?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Naura_Lavendula

Lar792

Haloo, kak. Maaf mengotori wall-nya, aku izin untuk promosi salah satu ceritaku. Kalau tertarik bisa dibaca, dan boleh saling feedback juga.
          
          Menurut mu, apa permata yang paling indah?
          
          Berlian? Itu biasa bagi Amelie.
          
          Amelie menyukai Ruby. Bukan tanpa alasan, melainkan karena seseorang melarangnya. Seandainya tidak ada yang mengatakan bahwa Liontin Ruby itu milik orang lain, mungkin Amelie tidak akan terlalu mempedulikan liontin permata biasa itu.
          
          Iri hati, Egois, Narsisme, mungkin itu adalah kata deskripsi yang cocok untuknya. Untuk seorang perempuan yang tidak memiliki suatu hal yang bersifat spesial dalam hidupnya. Hingga akhirnya dia mendapati bahwa dunia ini adalah tempat bagi orang sepertinya berkuasa. Milya—Putri Amelie De Aerly sama sekali tidak memiliki keinginan untuk kembali pada kehidupan lamanya yang terasa membosankan.
          
          Hidupnya dalam tubuh Amelie sekarang, adalah kepuasan yang ia tunggu-tunggu selama puluhan tahun. Namun, apa ia pikir semuanya akan berjalan lancar? Ia bahkan sama sekali tidak tahu bahwa dunia yang ia masuki adalah cerita yang asing baginya.
          
          ————
          
          Aku, Milya, adalah seorang perempuan biasa, seorang perempuan yang bisa dibilang menyedihkan.Hidup dengan normal, bahkan bisa dibilang membosankan.
          
          Tapi, hidupku berubah sejak ada di perpustakaan itu. Aku masuk kedalam sebuah dunia yang asing. Mendapatkan seluruh kebahagiaan sebagai seorang tuan putri. 
          
          Namun, seseorang telah menghancurkan kebahagiaan ku dalam tubuh Amelie De Aerly. Orang yang dengan kasar mengambil sesuatu yang sudah seharusnya menjadi milikku. Dan aku akan membalasnya berlipat ganda.
          
          https://www.wattpad.com/story/396995375?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Lar792
          

Lu_readmind

Permisi mau Promosi, boleh ya… 	
          ----	
          Kami terbangun karena suara alarm yang terus menerus.
          Aku diam sejenak memperhatikan Davi yang terburu-buru. Aku menyelimuti tubuhku sambil bersandar di kasur. Aku menunggunya mengatakan sesuatu tapi dia seperti tidak mempedulikan keberadaanku "Davi," panggilku akhirnya.  
          Dia menoleh lalu berjalan ke sebelahku untuk mengambil jam tangan dan handphone di nakas. Dia menarik nafas berat ketika mata kami bertemu pandang, caranya melihatku seperti orang putus asa. Aku masih menunggu reaksinya. "Jullie kita nggak pakai pengaman." 
          "Iya.." 
          Dia menelan ludah, menunduk sejenak, matanya memperlihatkan kegelisahan. "Jull. Maafin aku..." 
          Tiba-tiba aku bisa membaca kemana arah pembicaraan kami. Semua yang dimulai dari maaf berakhir mengecewakan!
          "Ini salah banget! Aku harap kamu bisa ngelupain malam ini." Dia menatapku sungguh-sungguh.
          Aku tidak bereaksi.
          "Aku ingin kita sepakat bahwa tidak terjadi apapun di antara kita. Kita cuma menghabiskan malam bersama. Tidak ada rasa di antara kita, benar?" 
          Aku menggigit bibir bawahku, menahan amarah dan air mata yang ingin kutumpahkan detik itu juga. Rasanya ingin berteriak untuk menjawab pertanyaannya tapi dia tidak butuh responku, dia menganggukan kepala singkat lalu berpamitan pergi.  
          Tidak ada rasa diantara kita? Tidak ada? 
          Aku tertawa dingin, tawa itu diiringi oleh air mataku. Bisa-bisanya dia memutuskan sendiri bahwa aku tidak memiliki perasaan apa-apa padanya tanpa bertanya dulu. 
          Lalu bagaimana dengan aku, bagaimana dengan tubuh telanjangku yang ditinggalkan tanpa penghargaan, tanpa maaf, tanpa perbincangan? Aku tidak ada bedanya dengan kondom di tong sampah, habis dipakai dibuang. 
          ————————
          MAAF YA KALO PROMOSINYA KEPANJANGAN PIS ✌️
          https://www.wattpad.com/story/311846801-single-father-number-225

creeeex

Haii kak ijin promosi yaaa, klo klian suka cerita yang genre nya romance trs ada bumbu bumbu obses gtu pas bangett nihh, siapa tau cocok kan sama cerita akuu,jangan lupa mampir yaaa(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧. 
          
          Yang mau feedback+followan juga bisa bangett nih, langsung duluan aja klo uda bole infokan di wall ku yaaʕ•ᴥ•ʔノ♡
          
          https://www.wattpad.com/story/385403618?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=cheeeas