Stellura

Satu jam kemudian, meeting akhirnya selesai dan orang-orang mulai keluar dengan napas lega.
          	
          	“Gila,” bisik salah satu staf. “Mereka kayak pasangan yang lagi debat di drama.”
          	
          	“Itu bukan drama, itu perang,” jawab yang lain.
          	
          	So-Jin pura-pura tidak dengar. Dia masih mengemasi laptopnya dengan gerakan cepat.
          	
          	“Aku mau ngilang rasanya,” gumam So-Jin. 
          	
          	“Kamu masih ada meeting kedua,” suara Jongseong dari belakang.
          	
          	___✿✿✿___
          	
          	Claimed My Rival Chapter 10. Dangerously Familiar Published. 
          	
          	https://www.wattpad.com/story/410943991

Stellura

Satu jam kemudian, meeting akhirnya selesai dan orang-orang mulai keluar dengan napas lega.
          
          “Gila,” bisik salah satu staf. “Mereka kayak pasangan yang lagi debat di drama.”
          
          “Itu bukan drama, itu perang,” jawab yang lain.
          
          So-Jin pura-pura tidak dengar. Dia masih mengemasi laptopnya dengan gerakan cepat.
          
          “Aku mau ngilang rasanya,” gumam So-Jin. 
          
          “Kamu masih ada meeting kedua,” suara Jongseong dari belakang.
          
          ___✿✿✿___
          
          Claimed My Rival Chapter 10. Dangerously Familiar Published. 
          
          https://www.wattpad.com/story/410943991

Stellura

Min-Ah menutup mulutnya. “Astaga … So-Jin … kamu…”
          
          So-Jin tersenyum kaku. “Surprise?”
          
          “Itu bukan surprise, itu plot twist!”
          
          “Valid,” gumam Jongseong pelan.
          
          So-Jin langsung menoleh tajam. “Bapak diem bisa nggak sih?”
          
          “Saya cuma bantu klarifikasi.”
          
          “Itu bukan membantu!”
          
          ___✿✿✿___
          
          Claimed My Rival Chapter 09. Like A Fool Published. 
          https://www.wattpad.com/story/410943991

Stellura

So-Jin menarik napas lagi. “Aturan ketiga.”
          
          Jongseong masih memperhatikannya tanpa memotong.
          
          “Kita nggak perlu pura-pura jadi pasangan romantis.”
          
          Sunyi.
          
          “Kecuali di depan publik,” lanjut So-Jin cepat.
          
          “Kenapa?”
          
          “Karena aku nggak mau semuanya jadi lebih rumit.”
          
          “Emang sekarang nggak rumit?”
          
          ___✿✿✿___
          
          Claimed My Rival Chapter 08. The Right Question Published. 
          
          https://www.wattpad.com/story/410943991

Stellura

Dhika yang berdiri tak jauh darinya langsung tertawa kecil. “Tumben tegang.”
          
          Arham menghela napas sambil tersenyum tipis. “Diam, deh.”
          
          Dhika menepuk bahunya pelan. “Santai aja. Ini akad, bukan sidang skripsi.”
          
          Arham tertawa kecil meski gugupnya masih terasa jelas.
          
          Pak Faisal yang sejak tadi diam akhirnya menoleh. “Bagus kalau gugup.”
          
          Arham langsung melirik ayahnya. “Kenapa semua orang ngomong begitu?”
          
          Pak Faisal tersenyum kecil. “Karena itu tandanya kamu sadar kalau menikah itu bukan main-main.”
          
          ___✿✿✿___
          
          Dalam Dekapan Iman Bonus Part Published. 
          Yey akhirnya ending, done double up ya. Terima kasih yang sudah baca cerita ini, sampai jumpa di cerita lainnya. Semoga suka dengan endingnya. 
          https://www.wattpad.com/story/408428369

Stellura

“Aku pikir dulu semua ini nggak mungkin terjadi.”
          
          Arham tersenyum kecil. “Aku juga.”
          
          Hening sejenak.
          
          Lalu Lily menatap langit perlahan. “Kalau diingat-ingat…” suaranya lembut, “kita sempat sama-sama kehilangan arah.”
          
          Arham mengangguk kecil.
          
          “Tapi mungkin…” lanjut Lily sambil tersenyum kecil, “Allah memang mempertemukan kita bukan di awal perjalanan.”
          
          Arham menoleh padanya perlahan.
          
          “Melainkan setelah kita sama-sama belajar.”
          
          ___✿✿✿___
          
          Dalam Dekapan Iman chapter 26 END published. 
          https://www.wattpad.com/story/408428369

Stellura

Ayah So-Jin menatapnya lurus. “Kamu mencintai putriku?”
          
          Deg. So-Jin langsung tersedak ludah sendiri. “Appa!”
          
          Pertanyaan itu terlalu langsung. Terlalu cepat. Dan lebih buruk lagi, Jongseong tidak langsung menjawab. Dia diam untuk berpikir sejenak. Tatapannya turun sekilas ke arah So-Jin, lalu kembali lagi.
          
          “Saya belum punya jawaban yang sempurna.”
          
          Sunyi.
          
          “Tapi saya tahu satu hal.” Nada suaranya tetap stabil. “Saya tidak akan melepaskannya.”
          
          ___✿✿✿___
          
          Claimed My Rival Chapter 05. Not Coincidence Published. 
          https://www.wattpad.com/story/410943991

Stellura

Fatima yang sedang menata makanan akhirnya tersenyum kecil melihat putrinya. “Kamu gugup?”
          
          Lily langsung menggeleng cepat. “Nggak.”
          
          Fatima tertawa pelan. “Yakin? Tapi dari tadi kamu mondar-mandir gitu kayak setrikaan.”
          
          Lily langsung salah tingkah kecil. “Aku cuma takut suasananya jadi canggung.”
          
          ___✿✿✿___
          
          Dalam Dekapan Iman Chapter 25 Published. 
          https://www.wattpad.com/story/408428369