hai kak! mari bergabung ke grup feedback terjadwal kami, buka profil saya dan buka cerita berjudul “TEAM FAW”, kalau sudah silakan scan QR code di dalamnya untuk masuk ke grup, terima kasih!
maaf kalau pesan ini mengganggu, silakan dihapus…
"Aku pikir anakku ini tidak tertarik sama perempuan."
"EOMMA. AKU MASIH NORMAL!"
BOOM. Ruangan langsung meledak oleh tawa. Sementara wajah Jongseong mulai merah menahan malu.
"Karena itu perjodohan terus dilanjutkan." Nyonya Park akhirnya mengaku. "Aku pikir kalau tidak dipaksa, kalian tidak akan mau menikah seumur hidup."
"Itu berlebihan, Eomma."
So-Jin langsung ikut tertawa sampai perutnya sakit.
Namun kemudian, senyum Tuan Park perlahan memudar. Tatapannya berpindah pada putranya.
"Padahal sebenarnya..." Suara pria itu melembut. "Aku sudah tahu."
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 26. Forgiven Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
"Saya bisa saja kehilangan jabatan."
"Saya bisa kehilangan perusahaan."
"Saya bisa kehilangan semuanya."
Boom. Semua orang membeku karena mereka belum pernah melihatnya seperti ini. Sama sekali belum pernah ada yang membuat CEO dingin itu goyah.
Lalu pria itu menatap mata So-Jin langsung tanpa ragu dan tanpa rasa takut. "Tapi kalau kamu yang pergi..."
Deg.
"Aku bisa kehilangan separuh jiwaku, Sayang."
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 25. I Love You Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
“Mulai sekarang kita makan makanan yang sehat.”
“Hm.”
“Jangan hmm terus dong.”
“Kamu galak banget sih.”
BOOM. Mata So-Jin langsung membesar. “Aku galak?!”
“Iya. Kamu baru pindah seminggu ke sini.”
“Hm.”
“Terus kulkas aku udah dijajah.”
“Park Jongseong! Jadi sekarang kamu nyesel nih nikah sama aku?”
"Nggak gitu, Sayang. Aku nggak pernah nyesel nikah sama kamu."
"Hm."
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 24. Finally, You Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
“Aku pergi sebentar.”
Deg. So-Jin langsung menoleh. “Hah? Mau ke mana?”
“Mau beli sesuatu.”
“Aku ikut.”
“Nggak usah.”
Boom. Jongseong mengusap pelan kepala So-Jin sebelum berdiri. “Kamu tunggu di sini.”
“Tapi—”
“Aku nggak akan lama, Sayang.”
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 23. Quality Time Published
https://www.wattpad.com/story/410943991
Jongseong menatap wanita itu lama. Lalu perlahan, tangannya naik menyandarkan kepala So-Jin ke dadanya lalu mengusap kepala So-Jin dengan lembut. Gerakan itu pelan membuat So-Jin merasa nyaman.
“Kalau gitu...” suaranya rendah dan tenang. “Hari ini jangan pikirin kantor dulu.”
Deg. So-Jin mengangkat kepala perlahan. “Hah? Maksudnya?”
“Kita keluar mumpung hari libur, Sayang.”
“Mau ngapain?”
“Nge-date.”
Boom. Otak So-Jin langsung blank sepersekian detik. “A-Apa?”
Jongseong terlihat santai sambil menyeruput kopinya. “Bukannya pasangan normal biasanya pergi kencan?”
“Kita bahkan belum pernah benar-benar jalan sejak nikah,” lanjut Jongseong
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 22. Jealous Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
Deg. Perlahan tangan Jongseong tiba-tiba bergerak dan menimpa tangan So-Jin yang berada di atas dadanya. Lalu menggenggamnya erat.
Boom. Napas So-Jin langsung tertahan. “Kak Jay...”
“Hm?”
“Kamu kebiasaan ya...”
“Apa?”
“Pegangan tangan terus.”
Sunyi kecil. Lalu Jongseong menjawab pelan tanpa melepas genggamannya sedikitpun. “Karena aku takut besok pas bangun, kamu hilang lagi.”
Deg. Dan lagi-lagi kalimat itu menghantam So-Jin terlalu keras.
SIAL. Kenapa pria ini selalu membuat hatiku sakit dan hangat bersamaan?
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 21. Rumors Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
Wajah So-Jin langsung panas seketika. “KAK JAY!”
Jongseong justru mengangkat alis santai. “Hm?”
“Kamu jangan aneh-aneh ya, Kak!”
“Tapi memang itu rencananya.”
Deg. So-Jin benar-benar tidak kuat lagi. Dengan napas kacau dan wajah merah total, dia langsung melepaskan tangan Jongseong dari pinggangnya, lalu berbalik cepat menuju kamarnya.
“AKU MAU MANDI!”
Brak. Pintu kamar langsung tertutup keras dan cepat. Sunyi dua detik. Dan setelah itu, Jongseong tertawa kecil sendiri di ruang tengah apartemen. Sangat kecil. Sangat puas. Karena istrinya ternyata semenggemaskan itu saat malu.
SIAL. Kalau begini terus, aku benar-benar bisa ketagihan.
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 20. Holding You Home Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
"Kenapa Bapak nggak pernah bilang?" tanya So-Jin lirih.
Boom. Pertanyaan itu terdengar lembut. Tapi cukup membuat dada Jongseong sesak.
"Karena saya takut."
Deg. Jawaban itu datang terlalu jujur bahkan terlalu mentah.
So-Jin membeku kecil. "Takut apa?"
Sunyi. Jongseong menunduk sebentar sebelum akhirnya tertawa kecil yang terdengar miris.
"Takut kamu ingat kalau saya penyebab semua itu."
Boom. Dan kalimat itu langsung membuka kembali malam paling buruk dalam hidup mereka.
___✿✿✿___
Claimed My Rival Chapter 19. The Man Who Stayed Published.
https://www.wattpad.com/story/410943991
Ignore User
Both you and this user will be prevented from:
Messaging each other
Commenting on each other's stories
Dedicating stories to each other
Following and tagging each other
Note: You will still be able to view each other's stories.