Senin, 17 Agustus 2026.
Ya kalian benar, itu adalah hari ini. Hari ini merupakan hari besar bagi seluruh penghuni indonesia. Hari di mana negeri kita merdeka.
Tapi, apakah benar-benar merdeka?
Kita memang merdeka dari para penjajah, semua berkat para pahlawan yang telah berjuang keras.
Tapi, mengapa kemerdekaan kali ini, terasa berbeda? Atau bagi kalian sama saja?
Pagi di awali upacara sekolah, pulang nonton upacara lagi, siang sampai sore lomba, malam di isi pembagian hadiah lomba. Begitu bukan?
Acara ini memang satu kali dalam setahun. Tapi tidak kah kalian lihat, apa perbedaan terbesarnya?
Apa perbedaan hari yang kita rayakan ini dengan tahun-tahun sebelumnya?
Beda presiden?
Beda struktur perlombaan?
Beda teman yang merayakan?
Bukan, yang ku tanya. Adalah apa perbedaan kondisi negri kita dengan tahun-tahun yang lalu?
Bukankah sama saja. Yang terus di pamerkan kekayaan, sedangkan kekurangan? Tidak pernah mereka perbaiki.
Hutan lebat, air terjun, kekayaan alam. Tapi sekarang, siapa yang menikmati itu semua?
Kita memang kaya akan sumber daya alam. Tapi sumber daya manusia? Jelas bahkan kita kalah jauh dari negri tetangga kita.
Indonesia tidak membutuhkan orang-orang pintar, Indonesia membutuhkan orang-orang yang jujur.
Tapi sayangnya, menjadi orang baik di negeri ini, di manfaatkan oleh orang-orang yang pintar.
Sekarang, lihatlah saudara kita di NTT
Pantaskah kita merayakan disaat warga NTT lainnya tengah sengsara?
Pantaskah kita merayakan dengan suara musik yang keras, sedangkan yang di sana hanya terdengar suara tangis anak-anak yang kehilangan ibunya?
Tertanda:
Nyai Rara
(Penulis muda)