Queen_Phrodite

Halo, salam kenal kak❤️. Aku izin promosi di wall kakak. Siapa tahu kakak berkenan untuk mampir di karya aku, ku tunggu kehadiran kakak, terima kasih❤️
          
          Judul : Three Seconds
          Status : On Going 
          Deskripsi cerita:
            Bercerita tentang Jeremy yang tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis bernama Anna di The National Gallery, London. Pertemuan mereka bagai sebuah takdir, hal ini dikarenakan Jeremy jatuh cinta pada Anna hanya dalam waktu tiga detik saja. Akan tetapi, pertemuan hari itu membuat Jeremy uring-uringan—sebab ia tidak mengetahui dimana Anna tinggal. Jeremy hanya mengetahui namanya saja. Berbagai macam cara telah dilakukan Jeremy. Hingga tiga tahun sepuluh bulan berlalu, mereka kemudian dipertemukan kembali. 
          
            Bagaikan sebuah takdir yang telah tercatat, pertemuan demi pertemuan diantara mereka membawa euforia cinta. Tetapi kembali sebuah permainan yang bernama rahasia diantara mereka bagaikan sebuah bom yang dapat meledak sewaktu-waktu. Akankah kisah mereka dapat menemukan akhir yang bahagia? Atau justru tidak.
          
          https://www.wattpad.com/story/392483016?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Queen_Phrodite
          

hardikawinagara

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice