"Kamu hanya ingin diam? Bicaralah!"
"Huuu!"
Begitu kata yang mereka lontarkan, tidak salah, namun juga tak benar. Kata yang awalnya hanya, "kenapa kamu hanya terdiam?"
Namun yang terasa adalah, "apa kamu tak bisa bicara?"
"Diskriminasi macam apa itu?" Ucap salah seorang yang berdiri di tengah 'keramaian' itu.
"Kenapa?" Sosok itu menoleh pelan, suara nan lirih, seolah-olah akan termakan waktu.
"Bukankah seharusnya mereka bisa lebih mene-" kalimatnya terhenti kala sosok di sampingnya tersenyum. Senyum yang bahkan tak pernah ia mengerti walau ia mencoba memahami pun.
"Seperti minoritas." Sela sosok yang kini menatap 'keramaian' dengan diam.
"..."
"Kita..?" Lanjutnya sedikit ragu. Lagi-lagi sosok itu hanya terdiam dengan senyum samar
  • JoinedJuly 1, 2023

Following