Uknowlily

"Emma, Ray!"
          "Temukan dan Pastikan keberadaan Don dan Gilda!! Sekarang juga!!!"
          Suara lantang itu otomatis membuat Emma yang baru pertama kalinya mendengar Norman bisa berteriak panik seperti itu tertegun hingga Gemetar.
          
          "A-APA?"
          Belum sempat Emma mencerna semua Hal yang Terjadi, Ray langsung meraih pergelangan Tangannya. Mereka berdua Berlari menuju Ruangan Makan utama.
          
          Sementara itu Norman langsung kembali berlari menuju Kamarnya. Membukanya dengan Cepat. Hingga terdengar Jelas Pintu terbanting dan tertutup dari dalam dengan Kasar.
          
          NEW CHAPTER [] THEORY OF HAPPINESS "KEY"[]
          Chapter terbaru!!! Theory of Happiness "Key"!!!
          

Uknowlily

Dahulu kala, satu nama bersinar terang, di setiap istana, di setiap kanvas lukisan Hijau Paris, nama yang dijunjung tinggi, paling dicari, paling dipuja, di seluruh benua.
          
          Dipanggil Hijau Schweinfurt (Paris green), namanya bergema. Tak ada hijau yang sejajar, tak ada yang menyamai,
          
          anak-anak yang tak tahu apa-apa.
          Warna yang tampak damai, menyegarkan mata, Namun, Di mata Merah Berbinar seorang Gadis cantik Jelita, ramah, namun penuh tipu daya.
          
          Kengerian ini adalah anugrah terindah. Keindahan tiada Tara. Dan keindahan Schweinfurt yang akan menyatu pada Mahakarya yang tengah Ia buat. Tinggal menunggu waktu berjalan.
          
          Agar karya itu bisa membunuh Mangsa di waktu yang tepat.
          
          Di balik kilau indahnya tersembunyi racun mematikan, bagaikan dunia di balik tembok: manis dilihat, mematikan jika kau tahu kebenarannya. Hijau Schweinfurt, warna yang memikat, lalu melahap pelan,
          
          Warna yang sempat memerintah satu abad, seperti aturan bangsa iblis yang tak dibantah siapa pun. sama seperti senyum di wajah Gadis bermata berbinar itu.... sebelum tiba waktunya.
          
          New chapter. PLAY TIME
          [] Theory of Happiness "87789"[]
          

Uknowlily

[] Theory of Happiness "Perfect Liar"[]
          TPN×OC
          
          "Semuanya!!"
          "Teruslah berlari!! Kita akan segera sampai!!! Kita akan bebas!!"
          
          Langkah kaki Norman dengan panik melangkah di Jalan yang tergenang Air itu, menyebabkan suara Gema yang begitu jelas saat ia berlari melewati Gerbang yang terasa begitu Panjang.
          
          //Braak!//
          Suara Jatuh, Tidak. Bukan hanya satu..
          Banyak, Norman menghentikan langkahnya. Oh.. Tuhan.

Uknowlily

"Mama?"
          "Orang yang mengantarkan Adik-adik kita.. keluarga Kita.. Teman-teman kita..."
          
          Lily melepaskan tangan nya dari cengkeraman Norman, secara refleks mundur beberapa langkah sambil memegang pergelangan tangan sendiri.
          
          Iris merah yang Tenang itu Hampir Gemetar.
          
          "Menuju Maut dengan senyuman? Kamu masih menyebut nya sebagai Mama?"
          
          [] Theory of Happiness "87789"[]
          
          Chapter terbaru Theory of Happiness "87789" sudah rilis~!!! Dengan judul "Rage!"

Uknowlily

Aku tidak tau banyak tentang Wanita itu.. karena ia di kurung di balik Jeruji besi, dan paling Terpencil dari para induk lainnya.
          
          Namun.. Suara Teriakannya jelas sekali.
          Hampir setiap Hari ketika Grandma mengambil Bayinya karena Waktu Menyusui Sudah habis.
          
          Wanita itu.. Menangis- Ah.. tidak ia tidak bisa menangis. Ia kan tidak memiliki Mata lagi. ~Sister Krone.
          
          [] Theory of Happiness "87789"[] chapter "Traitor."

Uknowlily

Menyelamatkan.. mereka ya?
          
          Tuhan.. kuatkan diriku agar tidak hancur di saat ini juga. Beri aku Kesempatan.
          Membalaskan Tangis mereka.
          
          Beri aku kesempatan Untuk melindungi mereka.. yang tersisa.. Tuhan.
          
          Ameen..
          
          [] Theory of Happiness "877789"[]
          
          Chapter baru sudah di Update~!! "Betrayal"

Uknowlily

"Mahluk kecil, Tenang lah di sana."
          
          Di dalam kegelapan, kedua tangan mungilnya terpaut. Hanya mengandalkan sinar Rembulan yang begitu sempurna sebagai penerangan.
          
          Nyanyian itu benar-benar lembut, tenang dan menggema terbawa oleh Angin malam. Iris merah berbinar yang terpejam itu perlahan-lahan terbuka.
          
          Ia duduk di tanah hutan yang begitu gelap. Ia tidak takut, tatapannya setenang Hamparan Bintang. Berbinar.
          
          Di depannya sebuah Gundukan tanah kecil. Menandakan sesuatu telah di kubur dengan layak di dalam Tenang nya malam itu.
          
          "Tidurlah, Mahluk kecil."
          "Ameen."
          
          https://www.wattpad.com/story/412143577?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Uknowlily

Uknowlily

"Aku tau."
          "Norman~! Tahukah kamu?"
          "Menang atau tidak nya kita, itu tergantung pada sudut pandang yang kita bangun.. terhadap diri kita sendiri."
          
          Mata merah itu berbinar dalam sekejap. Lebih cerah. Lebih Tajam. Tangan Lily menakup lembut kedua pipi Norman. Agar seluruh perhatian Norman tertuju pada Dirinya.
          
          "Pemburu itu kalah jumlah dari kita."
          "Otak. Gerakan. Strategi."
          "Kita Buruannya."
          
          "Tapi? Kita tidak boleh Polos seperti kawanan domba yang menunggu diselamatkan atau di Bunuh."
          
          "Kita kawanan Serigala yang di ajarkan Hidup Diam Bagai Domba yang lemah."
          
          "Tapi~?"
          "Kita tidak ingin Mati di tangan Pemburu... Kan~?"
          
          Senyuman lembut dan.. Bengkok terbentuk lebar di wajah Cantik jelita itu.
          Sebuah Kepuasan tersendiri yang sangat.. menyimpang. Gelap.
          
          "Sudah waktunya Kita Mengoyak Si pemburu itu.. kan?"
          
          https://www.wattpad.com/story/412143577?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Uknowlily

Uknowlily

@ Taafuruya  Hihihi~!! Masih lebih ngeri lagi kok saayy 
Reply

Taafuruya

@ Uknowlily  waduh makin ngeri aja ni Lily
Reply