sillynatiny

Edwards Martin kalau sehari tidak membuat kerusuhan, bukan Martin namanya.
          
          Dan Kim Misel sangat butuh yang namanya ketenangan.
          
          ​Sebagai penulis best-seller, Misel membutuhkan ketenangan untuk otaknya bisa bekerja. Namun, dunianya jungkir balik saat sahabat mamanya pindah ke rumah sebelah membawa si bungsu bule jangkung yang tidak bisa diam.
          
          ​Sialnya lagi, jendela kamar mereka berhadapan langsung. Setiap kali Misel mencari inspirasi, yang ia dapat justru pemandangan tingkah Martin yang tidak ada habisnya di seberang sana. 
          
          "Martin, gue nggak bisa mikir kalau lo muncul di jendela terus!"
          
          "I'm such a charmer, I know. Shall we order pizza, Misel?"
          
          https://www.wattpad.com/story/408064264?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_reading&wp_page=library&wp_uname=courtisss

kyuuneee

halo kakk, izin promosi yaa
          tentang keonho atlet renang yang terlempar ke masa lalu berkali-kali sampai akhirnya ia jadikan itu sebagai pelarian. karena ia malas dengan keluarga barunya. ia memilih mencari ketenangan sementara di dunia ghaibnya
          
          https://www.wattpad.com/story/409221240?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=kyuuneee

Nafla080803

"SAKSI CINTA"
          Only on Wattpad: Nafla Cahya
          Link tertera: https://www.wattpad.com/story/358939491?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Nafla080803
          
          BLURB
          Keluargaku pecah dalam satu malam sebab persoalan masa lalu yang aku tak ketahui akar permasalahannya. Aku pergi dari rumah, menenangkan diri di jembatan tua yang di bawahnya mengalir sungai yang deras. Seorang pria tua misterius yang entah dari mana asalnya muncul tiba-tiba mendatangiku. Pria yang menyebabkanku terlempar ke masa lalu.
          
          Aku terbangun di tubuh seorang Meneer Belanda pemilik kebun dan Pabrik Kopi tersohor di Hindia Belanda, namun terkenal kejam pada pribumi yang masa itu dijuluki seperempat manusia. Masuk di tubuh pria Belanda ini membuatku mesti berurusan dengan Cokroaminoto, sang Juru Selamat bagi kaum Bumiputera. Aku juga bertemu kedua orangtuaku sewaktu muda, yang seharusnya mereka belum ada di abad ini. Di tengah prahara itu, hatiku malah jatuh kepada Gundik kepunyaan Meneer kejam ini.
          
          "Siapa namaku tadi?"
          
          "Hans. Hans Frederick van de Idenburg."
          
          "Lalu, namamu?"
          
          "Sabina Tasmirah Saraswati, Meneer."

radianthread

throughdenight