TyalisPrameswari

Yang di KK itu part satuan, Kedhaton; Night dan Kedhaton; Private Hotel udah direvisi, jadi rapi dan enak dibaca. Silakan baca ulang. 

Alisya_333

jadi ka enak yang mana baca kedhaton yang merah atau yang putih

Alisya_333

@ Alisya_333  oh jadi beda pemeran cowok nya tapi perempuan nya sama gitu ya ka?
Répondre

TyalisPrameswari

@ Alisya_333  Liat cast laki-lakinya, kakak suka yang mana. 
Répondre

secretoflove

Kak karyakarsamu namanya apa

TyalisPrameswari

@ LeonaAbigail77  Yang di IG gak ada? 
Répondre

LeonaAbigail77

@ secretoflove  kok linknya gak muncul di aku kak? 
Répondre

TyalisPrameswari

@ secretoflove  Tyalista
            
            Klik aja link ke Ig di bio, Kak. Di sana ada link menuju KK semisal tidak ketemu.
Répondre

KamaliaNafisah

jujur dari sekian banyaknya cerita jawa yang aku baca ini emg berasa bangett jawa nyaaaa, baguss bangettt polll. tapi sayang aku liat disini yang baca ribuan tapi yang vote hanya ratusan, buat temen² kalau baca jangan lupa vote juga yaaaaaa. 
          aku mau kasih sarannn boleh ya kak, menurut aku yaa devan sama wasesa ( aku lupa nama nya) itu emg di jadiin satu orang aja kak,walaupun ada 2 harusnyaa jangan sampe bisa berinteraksi langsung sama orang² luar apalagi sampe berinteraksi sampe bisa hb sama serena, menurut aku buat aja wasesa ini keluar dari jiwa devan kapan² aja gitu, jadiin misterius biar berasa mistisnyaa, kesannya kaya serena punya suami 2 hehehe. 
          terus di alur cerita bagian waktunya kurang di jelaskan, aku lupa di part mana disitu dijelaskan  yasa masi 2 bulan tapi di part akhirnya serena bilang nyuruh devan ngasih biskuit ke yasa padahal disitu di bagian awalnya masi 2 bulan tetapi tidak di jelaskan waktu si yasa ke 6 bulan, dan di bagian yasa ke 6 bulan tidak di jelaskan juga sudah 13 bulan, tiba² bisa jalan sendiri ajaa
           dan menurut aku harusnya raden mengetahui ada jiwa lain di tubuhnyaa kalau sudah besar atau tidak pas dia berumur 17 tahunn, tapi masih kecil sudah bisa bermain dengan jiwa yang lainnyaa, kalau kaya gitu kenapa ga bikin anak kembar aja kak? 
          menurut aku itu saran dari aku ya kak, ceritanya baguss bangett!!! aku udh bacaaaaaa tapi yang ngunduh mantunya blom hehe
          maaf yaa kak kalau kata2 nya ada yang salah atau gimanaa
          

TyalisPrameswari

@ KamaliaNafisah  Aku mengerti maksud kamu mau terkesan misterius, sayangnya Wasesa ini jiwa yang yang bebas, ia banyak tugas lain, ia juga harus berinteraksi dengan orang-orang yang berurusan dengan Kedhaton. 
Répondre

TyalisPrameswari

@ KamaliaNafisah  Terima kasih sarannya, Kak. 
            
            Aku kasih penjelasan kenapa Wasesa bisa sampai hb sama Serena? Karena Serena ini istimewa sebab dari dalam tubuhnya mengalir darah leluhur (dari Eyang Kakung (Raja pertama Kedhaton)(leluhur, bukan manusia)), itulah kenapa Serena bisa menyentuh Wasesa. Kalau Wasesa tidak bisa menyentuh Serena, tentu seperti generasi-generasi sebelumnya, hanya bisa berinteraksi melalui satu raga (Devan). Terkesan memiliki dua suami, iya, betul. Di generasi ini itulah letak perbedaannya. Kalau untuk Wasesa jarang keluar dari raga, tidak bisa aku ganti. Jika itu diganti, maka konsep keseluruhan bakal diganti, dan itu mempengaruhi keseluruhan alur cerita.
            
            Lalu, untuk umur, aku memang menyelipkan di narasi/dialog, itulah kenapa aku bilang bacanya pelan-pelan. Kenapa tidak diberitahukan diawal-awal? Bagaimana ya, aku tu hanya mau memperlihatkan gambaran seperti apa pertumbuhan bayi yang setengah jiwanya itu bukan manusia, maka banyak sekali perbedaan dan terkesan sangat cepat pertumbuhannya (sewaktu kecil, Yasa lah yang mendominasi, seperti sudah bisa berbicara di usia ke-3 bulan. Aneh, memang.
            
            Untuk penjelasan umur masih bisa aku akali. Dan balik lagi ke konsep awal, satu raga dengan dua jiwa (jiwa satunya bagian dari leluhur yang mana itu sudah keturunan dari leluhur, Eyang Putri, bukan manusia) Tentu akan berbeda kalau dibuat anak kembar, itu bukan konsepnya. Ini memang aneh sekali, memang. Tidak masuk akal, iya. Jika dibuat Raden tahu ada jiwa lain dalam dirinya di usia 17 tahun, maka akan timbul konflik di sana, sedangkan sedari awal pengetahuan untuk pelaksanaan ritual, Raden Yasa sudah harus mengetahui itu, karena apa? Kedhaton butuh perempuan yang nantinya terpilih, untuk mendapatkan itu, timbal baliknya tentu sangat memuliakan sang calon pengantin. 
            
            Begitulah kira-kira ya, Kak. 
Répondre

TyalisPrameswari

Rasanya setiap aku revisi Kedhaton Hadiningrat, ketika cek ulang selalu ada-ada saja yang perlu diperbaiki lagi. Kek gak mau rapi gitu loh .... *Menghela napas*

KamaliaNafisah

@ TyalisPrameswari  itu saran dari aku kak, aku gaada maksud mau menyudutkan atau giman yaa kakkk, smngt teruss bikin ceritanyaaa!!!!
Répondre

KamaliaNafisah

@ TyalisPrameswari  udah kak, huhu itu saran dari akuuuu. cerita nyaa baguss kokkkk aku bacaaaaaa dari awal sampe akhirrrrr, tapi yang bagian ngunduh mantu blom hehe
Répondre

TyalisPrameswari

@ KamaliaNafisah  Kak, jangan lama-lama ya, aku kepo.
Répondre