@ radianex Haii radianex. Aku masih hidup kok dan sehat selalu. Kadang sakit juga tapi ada dokter yang bisa aku mintain obat. Tenang
Kalau aku ingat-ingat lagi kebelakang, dari dulu aku suka membaca, begitupun di aplikasi ini. Aku suka puisi dan mencoba mencoret rasaku ke dalamnya, mencoba jadi pujangga ulung haha. Hanya sebatas diary yang ditulis anak sekolah biasa, yang tidak spesial.
Kemudian, aku coba dalam bentuk lain, cerpen. Pertama kali kutulis tentang "dia" yang bahkan tidak mengingatku, aku masih ingat dia sampe sekarang haha, teman sekelasku sewaktu putih biru.
Masa putih abu-abu ku membosankan, tidak seperti di dalam cerita fiksi yang kubaca dalam novel. Tapi, aku tetap suka, event sekolah yang seru, hal-hal lucu, dan ya tentu saja tugas yang menumpuk dan guru yang menyebalkan.
Di sela kehidupan sekolahku yang membosankan, aku menulis cerita ini. Aku tau sekali, masih banyak kekurangan dan part yang jauh dari kata sempurna. Aku bahkan sangat kaget, coretan asalku ini bisa dinikmati banyak orang. Aku sangat bersyukur akan hal itu.
Tapi, aku tidak tahu mengapa, untuk merasakan rasa itu sewaktu menulis tidak bisa lagi? Rasa seneng, sedih, berubah jadi hampa. Mencoba kupaksakan lagi tapi hanya berakhir selembar kertas kosong. Lagi-lagi begituu, hingga aku lupa pernah ada cerita ini.
Terima kasih banyak, aku terharu sekali membaca pesanmu.
Semoga kamu menikmati masa SM dengan menyenangkan. Bertemu sosok seperti Malvin misalnya? Atau mencoba menuliskan ceritamu sendiri? Sepertinya itu akan seru.
Dan...mau cerita lagi sedikit, aku baru saja berhasil menyelesaikan masa kuliahku sekarang, tidak lagi menangis memikirkan tugas akhir yang begitu berat. Aku bisa wisuda hehehe...
Aku harap bisa menulis lagi segera, aku akan berusaha!!!