Padahal aku udah bilang ke Valerie lanjut push rank aja, jangan mau terima Wesley dia itu red flag. Tapi ya sudahlah kalau gak mau denger.
Valerie: Lo yang tulis kocakk, anjayy.
Mhehe.
~~~
Dalam perjalanan pulang menuju co-living, Valerie tak henti-hentinya menatap wajah Wesley dari samping dengan binar penuh cinta. Wesley menoleh singkat, menyunggingkan senyum hangat. Valerie yang merasa diliputi kebahagiaan menyodorkan punggung tangannya.
Dengan sigap, sang pangeran meraih tangan halus itu dan mendaratkan ciuman dalam di punggung tangannya. Valerie tertawa kecil, meluapkan lega, lalu merangkul lengan kekar Wesley dengan erat.
"Terima kasih, Sayang," bisik Valerie lembut.
"Sama-sama, Sayang," jawab Wesley halus.
Ya, Valerie yang pasrah, tunduk, dan memujanya seperti inilah yang ingin Wesley genggam-dan kini, sang berlian telah resmi terkunci kembali di dalam sangkarnya.
https://www.wattpad.com/story/414186659?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WildaHussain