ZeroArven

Cerita "Menuju Puncak di Dunia Naruto" sudah saya edit dan saya perbaharui supaya lebih mudah dan lebih nyaman untuk dibaca. Bagi yang belum baca, silahkan dibaca. Bagi yang sudah membaca, bisa di baca ulang, karena saya menambahkan beberapa detail dan beberapa "Fanservice" baru yang mantap. 

ZeroArven

Cerita "Menuju Puncak di Dunia Naruto" sudah saya edit dan saya perbaharui supaya lebih mudah dan lebih nyaman untuk dibaca. Bagi yang belum baca, silahkan dibaca. Bagi yang sudah membaca, bisa di baca ulang, karena saya menambahkan beberapa detail dan beberapa "Fanservice" baru yang mantap. 

IamHazelboys

Thorr kapan lanjut naruto one piecenya

DevMahadev

@ ZeroArven  begini Thor Naruto Uzumaki sudah bagus dengan kekuatan 3 haki bertambah kekuatan pedang dengan ninjutsu cakra Shinobi, malah buah iblis sangat jelek sekali gak cocok untuk nya.
Reply

ZeroArven

Btw, saya bukan Author cerita ini, saya hanya penerjemah supaya cerita ini bisa dinikmati dan difahami dengan lebih mudah. 
Reply

ZeroArven

@ DevMahadev  Kalau cuma modal haki dan ninjutsu standart, mana mungkin bisa lawan yang kuat" Nantinya. Contoh Kaguya dll. 
Reply

niasukamu--

HALO KAKAA SEMANGATT YAA BUAT CERITANYAA  aku ijin promosi yaa kakaa  
          
          Asya, gadis cuek, mudah ketawa, kadang aktif kadang diem, murah senyum, mandiri, memasuki hari pertama MPLS di kelas 10.2. Ia duduk di bangku pojok kiri depan posisi paling ia benci. Di bangku paling belakang, satu deret dengannya, duduk Langit. Lelaki tampan, pintar, dengan senyum manis dan tatapan dalam yang jarang ia sadari.
          
          Awalnya mereka hanya dua orang asing. Namun entah sejak kapan, Langit mulai menatapnya. Bukan tatapan biasa. Tapi cukup untuk membuat Asya bertanya-tanya. Sayangnya, saat Asya mulai menyadari ketertarikannya pada Langit, semuanya sudah terlambat. Langit menjauh. Tanpa sebab. Tanpa pamit. Tanpa pertengkaran.
          
          Kini mereka masih sekelas. Masih dengan wajah yang sama. Tapi Langit tidak lagi menatapnya, tidak lagi memanggil namanya. Ia memilih menjadi asing, seolah Asya tidak pernah ada. Sementara Asya hanya bisa diam, menyimpan perasaan yang tak sempat ia ungkap, merindukan seseorang yang masih ada di depan mata tapi tak lagi mengenalnya.
          
          https://www.wattpad.com/story/410081240?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=niasukamu--
          
          kalo mau saling mampir dan vote bolehh bangett kok kaa semangatt