_YUSAKA

Mereka bertanya: Kamu kok bisa nulis cerita yang genrenya sulit gitu sih? Fantasi, Aksi, Scifi ....
          	
          	Aku nggak jawab karena benar-benar nggak merasa itu sulit, tapi mbatin: Nulis fiksi kan ngarang? Asal tau betul apa yang mau ditulis plus nggak malas riset, pasti genre apa pun bisa, kan?
          	
          	Tapi, ternyata aku sendiri ada satu genre yang susah kueksekusi, yaitu romens. Padahal mereka yang nganggap Fantasi dan Scifi sulit, pada gampang banget bikin cerita dengan genre romens.
          	
          	Jadi, sebenarnya mana yang lebih sulit?
          	
          	Nggak ada yang mutlak lebih sulit atau labih mudah sih. Dalam hal ini, sulit atau tidak itu bukan karena kita bisa atau tidak bisa, melainkan karena selera, juga karena terbiasa.

_YUSAKA

Mereka bertanya: Kamu kok bisa nulis cerita yang genrenya sulit gitu sih? Fantasi, Aksi, Scifi ....
          
          Aku nggak jawab karena benar-benar nggak merasa itu sulit, tapi mbatin: Nulis fiksi kan ngarang? Asal tau betul apa yang mau ditulis plus nggak malas riset, pasti genre apa pun bisa, kan?
          
          Tapi, ternyata aku sendiri ada satu genre yang susah kueksekusi, yaitu romens. Padahal mereka yang nganggap Fantasi dan Scifi sulit, pada gampang banget bikin cerita dengan genre romens.
          
          Jadi, sebenarnya mana yang lebih sulit?
          
          Nggak ada yang mutlak lebih sulit atau labih mudah sih. Dalam hal ini, sulit atau tidak itu bukan karena kita bisa atau tidak bisa, melainkan karena selera, juga karena terbiasa.

_YUSAKA

Sindu Rencang Kasmaran sebentar lagi terbit. Buku Tiga Pemuda Pengembara 2 ini adalah salah satu cerita utama dan buku Sindu Rencang Kasmaran hanyalah salah satu spin off-nya. Motto cerita ini tuh: Akhir adalah awal yang baru. Jadi, selagi Tiga Pemuda Pengembara belum mencapai tujuan akhir perjalanan, yang tertera di akhir buku adalah kata SEKIAN, bukan TAMAT. Tapi, tenang saja. Peristiwa dalam satu buku tidak akan bersambung di buku berikutnya. Jadi bisa dibaca masing-masing. 
          I just published " V. BUMIRANG MENGAMUK " of my story " III PEMUDA PENGEMBARA: SILUMAN-SILUMAN HAUS DARAH ". https://www.wattpad.com/1601505902?utm_source=android&utm_medium=profile&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=_YUSAKA

tanyamnyam

Halooo ijin promosi yak :3
          
          - 
          
          Ketika seorang bayi sudah mencapai umur 2 tahun, mereka diwajibkan untuk mendapatkan vaksin M0R-X, yang dapat menentukan identitas mereka: 
          
          1. Non-Catalyst: Individu yang kompatibel untuk dipasang Moralorator, alat yang dapat mengukur persentase moral seseorang
          2. Catalyst: Individu dengan kekuatan super tertentu. Karena memiliki bakat tersebut, individu ini tidak kompatibel untuk dipasangkan alat Moralorator. 
          
          Tiap individu, pasti memiliki persentase moral awal 100%, jika angka moral tersebut menjadi 0%, mereka akan berubah menjadi monster yang disebut 'Moraless'
          
          Catalyst dengan kekuatan spesial dapat meng-eliminasi Moraless. Namun, ada beberapa Catalyst yang semena-mena melanggar nilai moral karena memiliki kekebasan untuk tidak dipasangkan Moralorator. 
          
          - 
          
          Mustafa adalah individu yang aneh bagi Bunga. Karena para Catayst pasti akan mencari pekerjaan yang menjamin mereka berada di region Bumi Lestari di dalam skywall. 
          Tapi laki-laki ini... menjalani hidupnya sebagai Moralifier Swasta di region kumuh, Pesisir Luhur? 
          
          Mencurigkan! Bunga akan menyelidiki Bapak-Bapak aneh ini sampai akarnya!
          
          Link lunk: https://www.wattpad.com/story/387255332-101-moral