Abila Bintang
Mas Sabda, maaf ganggu.
Obat bapak buat minggu depan udah habis,
terus Nisa lusa harus bayar uang praktikum kampus.
Kalau Mas belum gajian nggak apa-apa,
nanti Nisa coba pinjem ke Bude dulu.
Membaca pesan itu, dada Sabda serasa ditusuk jarum berkarat. Adiknya bahkan sudah belajar untuk menekan ekspektasi padanya karena tahu seberapa berantakannya keuangan sang kakak.
Pesan kedua datang dari kontak bernama Bang Madi Bengkel.
Bang Madi Bengkel
Sab, Vario lo udah beres turun mesin.
Total alat sama jasa jadi Rp 1.850.000.
Kapan mau diambil?
Udah menuhin bengkel gue nih.
Sabda menelan ludah. Ia keluar dari aplikasi chat, membuka aplikasi mobile banking-nya. Angka yang tertera di sana sangat menyedihkan: Rp 450.000. Uang itu bahkan tidak cukup untuk menebus sebelah ban motornya, apalagi membiayai obat ayahnya dan uang kuliah adiknya.
https://www.wattpad.com/story/411059857