Di balik nama pena BisikanJari, tersimpan perjalanan seorang penulis yang percaya bahwa setiap kata adalah denyut kehidupan yang dituangkan lewat ujung jemari. Menulis baginya bukan sekadar merangkai huruf, melainkan menghadirkan suara hati yang tak selalu terucap lewat lisan.
Ia menulis tentang sunyi, tentang luka yang tak terlihat, tentang cinta yang kadang sederhana namun penuh makna, juga tentang mimpi yang tumbuh di sela-sela keraguan. Setiap karyanya adalah bisikan kecil yang ingin sampai ke hati pembaca pelan, tapi membekas.
Baginya, menulis adalah cara untuk menyapa dunia dengan kejujuran, menyalakan cahaya di ruang-ruang gelap, serta merawat ingatan agar tidak hilang begitu saja.
BisikanJari menulis bukan untuk didengar banyak orang, melainkan untuk menyentuh satu hati yang benar-benar mengerti.
- Makassar
- JoinedAugust 3, 2018
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by BisikanJari
- 1 Published Story
AFTER THE RAIN
10
2
2
Ira Safira Prameswari tumbuh di rumah yang terlihat sempurna dari luar, namun diam-diam menyimpan luka. Sejak...