Jujur, aku lagi excited banget. Rasanya nggak nyangka Tenggelam dalam Cahaya sebentar lagi benar-benar akan tamat. Kalau sesuai perkiraanku, mungkin tinggal sekitar 3 sampai 5 bab lagi. Tapi semoga bisa lebih cepat, ya.
Aku benar-benar bangga, sekaligus sangat berterima kasih kepada kalian yang sudah setia mengikuti perjalanan Ayra, Senna, dan Kael sejak awal cerita ini dimulai. Sejujurnya, selama proses menulis aku sering bertanya-tanya, "Apa aku benar-benar bisa menyelesaikan cerita ini?" Dan ternyata... sebentar lagi Tenggelam dalam Cahaya benar-benar akan sampai di ending-nya.
Aku memang sengaja tidak membuka voting apakah kalian ingin ending yang bahagia atau menyedihkan. Bukan karena tidak ingin mendengar pendapat kalian, tetapi karena sejak awal aku sudah tahu cerita ini harus berakhir seperti apa. Sebagai penulis, mengakhiri buku pertama ini terasa sangat berat. Namun, di saat yang sama, aku juga sangat puas dengan hasil akhirnya.
Aku sadar, aku tidak bisa mengendalikan ekspektasi, selera, ataupun penilaian setiap orang terhadap tulisanku. Yang bisa kulakukan hanyalah memberikan kemampuan terbaik yang aku punya. Aku memang masih belajar, tetapi selama proses ini aku selalu berusaha memberikan yang terbaik. Bahkan, sering kali aku merasa karakter-karakterku sendirilah yang menuntunku ke mana cerita ini harus berjalan.
Jadi, selamat menyambut ending Tenggelam dalam Cahaya. Aku berjanji, perjalanan mereka tidak berhenti di sini. Akan ada buku kedua, dan semoga juga buku ketiga. Hanya saja, setelah buku pertama selesai, sepertinya aku ingin sejenak mencoba menulis genre lain agar bisa kembali dengan semangat yang lebih segar.
Terakhir, terima kasih. Terima kasih karena sudah menemani perjalanan ini. Terima kasih karena sudah ikut mengenal, tumbuh, tertawa, bersedih, marah, dan berjalan bersama Ayra, Senna, Kael, serta karakter-karakter lain di dunia yang kuciptakan.
Semoga kita bertemu lagi di petualangan berikutnya.