mau cerita sedikit, cerpen terbaru di just one word yang judulnya "wisuda" adalah skenario yang sedikit kuharapkan terjadi hari ini. aku ingin punya keberanian buat ucapin selamat wisuda ke orang yang kusuka selama 4 tahun terakhir. sayangnya, hari ini di wisudanya aku malah bertingkah kayak orang bodoh. boro-boro ngasih hadiah kayak yang kutulis (aku batal kasih hadiah karena terlalu cemen), ngucapin selamat aja gak bener. yang keluar dari mulutku cuma "asek", aneh banget 'kan? tapi gapapa, setidaknya hari ini bisa salaman sama dia untuk terakhir kalinya sebelum entah kapan takdir bakal temuin aku sama dia lagi