AUTHOR'S NOTE — THE SILENT TOMB
Akhirnya, The Silent Tomb / 无声墓 — Wúshēng Mù sampai di penghujung cerita.
Untuk ending-nya sendiri, aku memang sengaja membuatnya open ending. Jadi, perjalanan Tian, Yan An, dan Minghao sebenarnya belum benar-benar selesai. Masih ada banyak hal yang sengaja aku tinggalkan sebagai misteri—terutama tentang Klan Shen, asal-usul keabadian, hubungan tiga klan, serta apa sebenarnya yang terjadi di dalam makam tersebut. Dan sebenarnya... aku masih punya banyak cerita untuk dunia The Silent Tomb ini.
Kalau kalian masih tertarik, aku berencana mengembangkan ceritanya menjadi beberapa bagian lain di masa mendatang. Salah satunya adalah cerita tentang ekspedisi generasi sebelumnya, terutama ekspedisi kakek Tian bersama orang-orang dari keluarga Yan dan Ming. Di sana nantinya akan dibongkar apa yang sebenarnya terjadi pada ekspedisi mereka, kenapa kakek Tian begitu keras melarang keluarganya terlibat dengan makam, serta bagaimana hubungan ketiga keluarga sebelum akhirnya mereka benar-benar terpisah.
Selain itu, aku juga ingin membuat cerita yang lebih berfokus pada Klan Shen. Bagaimana awal mula mereka terbentuk, siapa sebenarnya leluhur mereka, dari mana rahasia keabadian berasal, mengapa Klan Shen akhirnya terpecah menjadi dua cabang, dan apa hubungan mereka dengan makam yang menjadi pusat cerita The Silent Tomb.
Jadi kalau Book 1 berfokus pada Tian, Yan An, dan Minghao, cerita berikutnya kemungkinan akan membawa kita jauh ke masa lalu. Dan mungkin, setelah mengetahui masa lalu mereka, beberapa kejadian di Book 1 akan terasa berbeda ketika dibaca kembali.
Tapi sebelum aku memutuskan untuk melanjutkannya, aku ingin tahu pendapat kalian.
Kalian mau kalau dunia The Silent Tomb dilanjutkan?