Banyak draft novel tapi aku bingung mau publish yang mana dulu, jadi yang ini dulu ya.
Hello, Mr. Billionaire | Derrick & Amora
Prolog:
"Kalau saya beri kamu enam bulan untuk menyiapkan pernikahan dan menyiapkan jawabanmu, bagaimana?"
Amora Kirana, fresh graduate National University of Singapore berusia 22 tahun, awalnya hanya ingin mendapatkan pekerjaan di Golden Estate, perusahaan real estate terbesar di Asia Tenggara.
Ia tidak pernah menyangka bahwa pria yang ditemuinya secara tidak sengaja justru akan mengejarnya.
Alderrick Rivera.
CEO Golden Estate, lima belas tahun lebih tua darinya, pewaris keluarga Rivera, salah satu keluarga konglomerat paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Pertemuan yang seharusnya berakhir sebagai hubungan antara bos dan karyawan justru berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih gila.
Enam bulan kemudian, di hari ulang tahunnya, Derrick melamar Amora.
Tanpa cincin.
Dan Amora menjawab iya.
Pekerjaan yang ia inginkan di Golden Estate memang tidak pernah ia dapatkan.
Sebagai gantinya, Amora mendapatkan pekerjaan seumur hidup: menjadi istri Alderrick Rivera.
Kini Amora harus menjalani kehidupan baru sebagai bagian dari keluarga Rivera. Dunia penuh uang, bisnis, kekuasaan, keluarga besar, aturan tak tertulis, dan sorotan yang sama sekali berbeda dari kehidupan seorang perempuan biasa.
Untungnya, Amora punya prinsip sederhana.
Kalau suaminya kaya, jujur, tampan, bertanggung jawab, dan benar-benar mencintainya, kenapa tidak dinikmati?
Lagipula, Derrick terlalu sibuk menjadi CEO, sementara Amora punya seribu satu cara untuk menghabiskan waktu sambil menunggu suaminya pulang.
Lima belas tahun perbedaan usia?
Bukan masalah.
Jakarta-Singapura?
Bisa diatur.
Keluarga konglomerat?
Nanti juga terbiasa.
Karena terkadang, cinta tidak membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Enam bulan mungkin sudah cukup.
Setidaknya, bagi Amora dan Derrick.
Karena siapa yang akan menolak ketika Alderrick Rivera datang dan berkata, "I want to marry you."?