Menulis tentang perempuan yang memilih bertumbuh daripada terpuruk. Tentang hati yang tetap lembut, namun tak lagi mudah runtuh. Sebab perempuan yang sibuk mengukir mimpinya tidak akan membiarkan perasaannya mengambil alih hidupnya. karena perempuan paling kuat bukan yang tak pernah menangis, melainkan yang tetap tersenyum sambil membangun masa depannya. dan ketika perempuan sibuk dengan dunianya, ia tak akan kehilangan dirinya hanya karena seseorang.
- JoinedJune 20, 2026
Sign up to join the largest storytelling community
or
Story by ccomelon234
- 1 Published Story
Di Persimpangan Hati dan Iman
57
8
3
Humai tak pernah menyangka bahwa seseorang yang datang di waktu yang tidak direncanakan justru mampu mengubah...