chocovape
Hi, :) untuk pertama kalinya saya menyapa ... Terima kasih sudah mau berteman dengan men-follow akun saya. Awal mula saya hanya ingin menulis dua judul cerita dan menyimpannya di WP hingga saya di masa depan bisa membacanya ulang terus menerus. Dari pencarian novel the last versi terjemahan; seorang teman menyarankan saya untuk membacanya di WP. Di situlah muncul ide "Black in the Moon's Gaze". Berlanjut dengan tantangan seorang teman, muncullah judul "Secangkir Kepastian".
Saya sangat menikmati proses belajar menulis saya lewat "Black in the Moon's Gaze". Namun saya kurang paham dengan istilah fandom. Saya hanya merasa menulis cerita dengan versi sudut pandang karakter yang saya sukai "Sasuke Hinata". Seperti film "Maleficent" yang mengambil alur cerita dengan sudut pandang yang terbalik. Tidak berniat membenci atau menjatuhkan karakter lainnya. Di dunia fandom hal tersebut pastilah dianggap biasa, tapi bagi saya yang sedang belajar menulis dan butuh kenyamanan, saya jadi merasa terbebani dengan rasa bersalah.
Saya mulai meragukan diri saya sendiri, untuk apa tetap disini? Haruskah saya undur diri dan kembali menulis Orfic? Saya masih mencari jawabannya...
"Tokachi" judul ini kemungkinan menjadi judul terakhir Sasuhina versi non canon yang bisa saya persembahkan untuk penggemar sasuhina, meskipun saya sadar jarang ada yang menyukai gaya kepenulisan saya. Mungkin di lain tempat saya bisa bertemu dengan pembaca yang menyukai alur cerita yang saya buat..
Terima kasih dan Maaf saya tidak bisa memenuhi ekspektasi para penggemar "Sasuhina".
https://www.wattpad.com/story/407775204
fairybbit
@chocovape Sejujurnya aku sudah 20+ haha, aku akan terus mendukungmu dan salam kenal juga :)
•
Reply
chocovape
@ fairybbit Hi, juga ... Terima kasih sudah menyempatkan waktu membaca tulisanku, rasanya lebih lega ketika ada yang mengerti kerisauan yang sedang kita alami. Kamu pasti masih remaja, hehe hanya menebak. Aku berharap kamu terus berkarya di dunia Oren ini... Aku salut kamu memperhatikan tulisan dan kode ku, karena waktu itu aku hanya iseng meniru ortuku yang menulis buku agenda dengan kode plat kendaraan di setiap kota yang pernah beliau singgahi... Aku follow kamu ya, lain waktu aku juga ingin membaca karyamu.. salam kenal:)
•
Reply
fairybbit
Hai kak, maaf ikut nimbrung. Aku mengerti soal kegundahan terhadap karakter. Karena itu yang aku alami juga, sebelum berani menulis fanfic. Ketika membaca, aku tidak mempermasalahkannya, karena tahu itu untuk kebutuhan cerita. Tapi ketika menulis, ada ketakutan tersendiri, takut jika karakter itu dibenci karena cerita yang aku buat. Aku baru baca cerita kamu yang 'Secangkir Kepastian' dan aku suka gaya menulismu. Maaf oot, aku pernah baca kamu menulis salam dari gunung lawu. Apakah kamu orang Magetan? Kalau iya kita satu kota :)
•
Reply