darviani

emerald_6996

Hallo kamu.. iya kamu..
          Bagaimana meluluhkan hati yang dingin? mengenal sesaat lalu menikah?
          Apalagi dengan dia yang otoriter pada semua orang..
          Tapi nyatanya kamu mampu meluluhkannya untuk menjadi hangat..
          Bagaimana caranya?
          Yuk, mampir... buat kamu yang udah punya masa depan tapi masih mikirin masa lalu :) :)
          note > hadir dalam bentuk video novel loh :)
          https://www.wattpad.com/story/124044342-pernikahan-di-atas-kertas

HolyCrwn_

saycyyys

Haloo kak, salam kenal:)
          Kakak suka baca Teenfiction?
          Kalau berkenan, kakak bisa mampir buat baca cerita aku:)))
          
          https://www.wattpad.com/story/223823739?utm_medium=link&utm_content=story_info&utm_source=android
          
          —Sinopsis—
          
          Lia Hartman
             "Cewek berisik yang tidak akan berhenti mengusik Rayan."
          
          Rayan Alaric
             "Cowok pendiam yang benci sepi."
          
          •••••
          
          Rayan bersumpah tidak akan pernah meminta bantuan kepada siapapun selagi dia bisa melakukan semuanya sendiri.
          
          Tapi malam itu takdir seolah menjebaknya. Lia datang, bak penyelamat bagi Rayan yang sama sekali tidak cowok itu harapkan. Lia membantu Rayan untuk bisa lolos dari preman yang selalu menagih hutang padanya.
          
          Rayan pikir urusannya dengan cewek  berisik itu cukup sampai di sana. Tapi ternyata tidak, Lia terus mengusik Rayan, meminta balasan akan bantuannya malam itu. Berperilaku seolah Rayan tidak tahu apa itu balas budi.
          
          Ini kisah tentang rasa yang ada karena terbiasa.
          Tentang kebahagiaan yang ada karena hal sederhana.
          Tentang pengorbanan untuk orang yang di sayang.
          Tentang beratnya rasa mengikhlaskan dari kenyataan yang harus di terima lalu...
          
          ..."Apa mencintaimu artinya melepaskan?"
          
          ——
          
          Semoga suka:)
          Terimakasih, kak. Sudah mampir