annejyc

Hi, kalau berkenan baca, aku lagi publish novel baru di Wattpad
          
          It's a romcom chicklit with an urban vibe, featuring a large age-gap but no toxic drama. FMC-nya punya karier, independent, dan real banget. Ceritanya ringan, lucu, sweet, tapi tetap grounded.
          
          Baru menetas di Wattpad, tapi versi aslinya sudah tamat. So no worries, this story is going somewhere
          
          Give it a try ya, who knows you'll like the vibe
          
          https://www.wattpad.com/story/406743490?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wpuname=annejyc

litha135

Di jalanan kota yang penuh cahaya neon dan bising mesin, dua geng motor paling ditakuti saling bersaing memperebutkan harga diri dan kekuasaan. Black Venom yang dipimpin Ravels dan Ravenblood yang dipimpin Azka. Pertarungan mereka mencapai puncak ketika Ravels menantang Azka dalam sebuah balap liar berhadiah satu hal yaitu "yang kalah wajib memenuhi satu permintaan apa pun dari pihak yang menang". Azka menerima tantangan itu tanpa pernah membayangkan konsekuensinya.
          
          Saat garis finish ditentukan dan kemenangan jatuh ke tangan Ravels, seluruh anggota dua geng itu terdiam menunggu permintaan yang akan diajukan namun tak ada seorang pun yang menyangka bahwa Ravels akan menyebut adik perempuan dari Azka. Sosok yang selama ini dijauhkan Azka dari dunia kelamnya, dan kini dengan kemenangan mutlak di tangan, ia menuntut gadis itu untuk berada di bawah kekuasaannya, menjadikannya bahan pelampiasan nafsu bejatnya tersebut
          
          https://www.wattpad.com/story/405104958?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=litha-_-

lanilanis

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice

Rifannah

Hai salam kenal!
          Jadi aku mau bagikan sebuah cerita tentang seorang beban keluarga. 
          
          
          
          Nayla jelek, lusuh, pemalas, pembangkang, dan beban orang tua. Ejekan dari teman-teman sudah menjadi makanan sehari-hari. Proses belajarnya di sekolah juga tidak berguna, tidak masuk di otak dan tidak ikhlas.
          
          Ayah Nayla pun memutuskan untuk menikahkan Nayla cepat-cepat saja. Percuma sekolah. 
          
          Apa Nayla tidak semakin tertekan? Ia butuh dorongan dan naungan untuk meluapkan alasannya. 
          
          Butuh seseorang di sampingnya.
          
          Tapi, realita dunia memang kejam.
          
          Keputusan apa yang akan diambil Nayla?
          https://my.w.tt/AFfuqMgFqbb
          
          
          Mungkin cerita ini bukan solusi, tapi cerita ini dapat dijadikan pembelajaran. Selamat membaca!  Tinggalkan jejak ya, terima kasih.